in

Jadi Guru Tamu di SMK NU Temanggung, Kadinkominfo Kenalkan Rudimas

Kepala Dinkominfo Temanggung, Gotri Wijianto Wuriatmojo mengisi materi dalam program "Guru Tamu, Pendidikan Karakter dan Anti Bullying di SMK NU Temanggung", Kamis (3/10/2024). (Foto : temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) (Dinkominfo) Temanggung, Gotri Wijianto Wuriatmojo, mengajak para siswa untuk dapat memanfaatkan secara tepat ruang digital masyarakat (rudimas), untuk mengakses informasi yang bermanfaat bagi mereka.

Hal it diungkapkan Kepala Dinkominfo Temanggung, Gotri Wijianto Wuriatmojo ketika berkesempatan mengisi materi dalam program “Guru Tamu, Pendidikan Karakter dan Anti Bullying di SMK NU Temanggung”, Kamis (3/10/2024).

Menurut Gotri, dunia saat ini serba digital dan canggih, tinggal cara memanfaatkannya.

Jika ingin belajar sesuatu yang tidak didapat di sekolah, siswa bisa mencari lewat Ruang Digital Masyarakat (Rudimas).

“Rudimas ini lengkap, mau cari apa saja ada, tinggal kita menyesuaikannya, ingin seperti apa yang mau dipelajari,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Gotri melanjutkan, jika Rudimas ini dimanfaatkan dengan tepat, maka bisa menekan angka pengangguran, karena setiap orang mempunyai skill, maupun keahlian yang bisa diterapkan dalam dunia usaha, maupun pekerjaan.

Namun demikian dia juga mengingatkan, bahwa dalam dunia internet terdapat sisi negatif, di mana semua konten dapat tersebar tanpa sensor.

Maka dari itu siswa yang harus berusaha untuk menyensor atau memfilter secara mandiri.

“Tapi ya itu, saya pesan selain Rudimas, dunia internet juga mempunyai sisi negatifnya, apalagi semakin peradaban maju, semua konten yang tersebar di internet sangat-sangat vulgar, maupun no sensor. Terus siapa lagi yang bisa mensensor? Ya diri kita sendiri, karena hanya kita yang mengendalikan dan mengkonternya,” kata dia.

Gotri menjelaskan, internet ini sangat mudah didapat dan dijangkau, zaman sekarang, handphone tanpa internet serasa tidak ada gunanya, SMS ataupun MMS sudah jarang digunakan.

“Sekarang sudah zamannya media sosial, semuanya sudah disediakan dengan berbagai macam kegunaan,” kata dia.

Baik, buruknya sifat ataupun akhlak seseorang, bisa ditentukan melalui jari yang dicurahkan melalui media sosial.

“Kita bisa tahu orang ini baik atau buruk bisa melalui media sosial, tak jarang generasi Z seperti kalian, jika melamar kerja harus mencantumkan akun media sosial, maka dari itu, pintar-pintarlah dalam menggunakan media sosial,” kata dia. (HS-08)

Hadir di Local Media Summit 2024, Reza Permadi Berbagi Cerita Sukses Kembangkan Desa Wisata

Pjs Bupati Purworejo Sosialisasikan Netralitas ASN di Kecamatan Purworejo dan Kaligesing