HALO SEMARANG – Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Cabang Kota Semarang dan Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Kota Semarang periode 2022-2025 resmi dikukuhkan oleh IPI Provinsi Jawa Tengah dan AAI Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Hotel Gets Semarang, Rabu (3/8/2022).
Acara pelantikan dan pengukuhan ini dihadiri Walikota Semarang yang diwakili oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Semarang, Endang Sarwiningsih.
Endang mengatakan, pelantikan dan pengukuhan IPI Cabang Semarang dan AAI Kota Semarang ini dilaksanakan follow up dari setelah terbentuknya kepengurusan tersebut. Dan dalam pelantikannya disaksikan oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Semarang sekaligus sebagai pembina perpustakaan dan kearsipan.
“Acara pengukuhan IPI Cabang Semarang dan AAI Kota Semarang ini memang digelar secara berbarengan sekaligus,” katanya disela-sela pengukuhan.
Endang berharap bahwa IPI Kota Semarang yang telah terbentuk dan dikukuhkan ini nantinya bisa bergandengan tangan dengan Pemkot Semarang untuk bisa meningkatkan pemberdayaan dirinya secara personal maupun sebagai organisasi profesi, dan tentunya juga agar berkiprah di masyarakat meningkatkan indek baca dan literasi ke masyarakat.
“Juga menjamurkan kembali dengan menularkan minat baca dan menghidupkan perpustakaan sampai ke tingkat yang paling bawah, baik di kelurahan setempat mulai lingkup RT, RW dan seterusnya secara massif,” harapnya.
Dikatakan Endang, IPI diharapkan berkolaborasi dengan semua pihak atau stake holder lainnya sehingga tidak hanya puas setelah dilantik kemudian merasa tugasnya selesai.
“Justru kiprahnya dan bagaimana cara untuk memberi kemanfaatan nyata di masyarakat yang ditunggu,” jelasnya.
Hal yang sama pihaknya juga berharap kepada AAI Kota Semarang bahwa arsip sangat penting. Karena mulai dari seseorang lahir sampai meninggal arsip akan digunakan. Namun, masyarakat belum semua sadar akan pentingnya sebuah arsip atau dokumen.
“Pemerintah juga terus berbenah untuk membuat arsip yang baik. Adanya Asosiasi Asparis Indonesia (AAI) Kota Semarang, tentunya semuanya bisa meningkatkan profesionalnya untuk menunjang kariernya, dan harus nyata memberikan manfaatnya di masyarakat, betapa pentingnya arsip, terutama yang berhubungan dengan sejarah yang dimiliki keluarga misalnya. Karena banyak menyimpan situs, atau dokumen yang harus diserahkan ke pemerintah daerah, untuk kepentingan pengetahuan dan generasi akan datang,” ungkapnya.
“Sehingga arsip harus dirawat dengan baik, jangan sampai situs justru jatuh atau pindah ke tangan sampai keluar negeri. Atau bisa saja, ciri khas kebudayaan kita nantinya diklaim oleh negara lain, ini kita merasa prihatin adanya hal tersebut,” pungkasnya. (HS-06)