HALO SEMARANG – Kementarian Agama memiliki sejumlah program prioritas, berkaitan dengan guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Direktur Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, dalam Rakor GTK di Tangerang, baru-baru ini mengatakan program prioritas tersebut akan dilaksanakan, sebagai bentuk kehadiran di tengah masyarakat.
Menurut dia, Rakor GTK Madrasah ini merupakan media konsolidasi untuk mengidentifikasi seluruh permasalahan GTK.
Dalam kegiatan tersebut akan diurai satu persatu, berbagai persoalan seputar GTK madrasah, untuk kemudian dicari solusinya.
“Kami berharap masing-masing provinsi menyampaikan seluruh masalahnya untuk dikompilasi secara nasional dan akan dipetakan bersama mana skala prioritas yang harus dibereskan,” kata dia, seperti dirilis kemenag.go.id.
Pertama, Transformasi Digital Layanan GTK. Program ini diwujudkan dalam bentuk sajian data GTK berbasis Geographic Information System (GIS) yang terintegrasi, program serial info GTK berbasis Media, program pengawasan madrasah berbasis digital, peningkatan kompetensi GTK melalui MOOC dan LMS.
“Kedua, penataan tata kelola administrasi GTK Madrasah. Hal ini dilakukan untuk memastikan sistem pemberian rekomendasi usul mutasi guru dan redistribusi guru berbasis analisis kebutuhan lapangan, serta sertifikasi melalui uji kompetensi Guru dan Pengawas,” sebut Thobib.
Ketiga, peningkatan kompetensi GTK, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB), program beasiswa guru melalui BIB-LPDP, asesmen kompetensi GTK (AKGTK), program pengembangan madrasah pandai berhitung, serta program pengembangan wawasan inklusi bagi guru.
Keempat, program pengembangan anak usia dini holistik integratif dengan melalukan Bimtek penguatan pengembangan PAUD HI dan piloting pembentukan ekosistem PAUD HI.
Kelima, program akselerasi GTK Wilayah 3T yang dilalukan dalam bentuk penyiapan modul pengembangan kompetensi guru di wilayah 3T dan pelatihan guru dan tenaga kependidikan madrasah di wilayah 3T.
“Keenam, kesejahteraan guru dan tendik madrasah dilakukan melalui program sertifikasi dan inpassing guru dan program pemberian insentif dan BPJS Ketenagakerjaan bagi Tendik madrasah,” papar Thobib.
Ketuju, program kerjasama GTK melalui program Pandu Digital bagi Guru Madrasah Bersama Kominfo dan Diklat bagi Kepala Madrasah dan Pengawas dengan Pusdiklat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar, para Kasubdit dan Katim pada Direktorat Madrasah, Kepala Bidang Penmad, Katim Guru dan Tendik pada Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia. (HS-08)