HALO SEMARANG – Pembangunan ikon berupa Landmark Lapangan Pancasila Taman Simpanglima Semarang diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (26/4/2022).
Peresmian landmark Lapangan Pancasila secara simbolis dengan penandatanganan prasasti landmark didampingi Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan landmark Lapangan Pancasila ini untuk mengembalikan sejarah Lapangan Pancasila sebagai penanda atau tetenger. Sekaligus menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk kegiatan publik agar menjadi lebih indah dan asri.
“Dan Lapangan Pancasila ini tentunya dapat menambah kebanggaan dan kecintaan kita kepada NKRI,” terangnya, Selasa (26/4/2022).
Harapannya, kata Hendi, sapaan akrabnya, dengan dibangunnya landmark Lapangan Pancasila Taman Simpanglima bisa menambah suasana nyaman untuk masyarakat. Diharapkan tahun depan anggarannya juga lebih baik sehingga bisa dilengkapi lagi sarana dan prasarana taman yang menjadi ikon Kota Semarang.
“Kami ingin taman ini diperbaiki lagi sehingga kembali hijau, dengan banyak tanaman yang indah,” katanya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, setelah peresmian landmark Lapangan Pancasila Taman Simpanglima ini, pihaknya akan membangun taman yang berada di belakang lokasi landmark tersebut. Sehingga juga bisa dinikmati oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan tahun 2022 ini ada pergerakan, sehingga bisa segera terwujud. Kalau tidak ada refocusing anggaran,” terangnya.
Yang jelas, lanjut Ali, taman tersebut dikonsep agar masyarakat menikmati suasana nyaman dan asri.
Dia menambahkan, pada tahun 1969 memang lapangan ini bernama Lapangan Pancasila, bukan lapangan taman Simpanglima. Pihaknya ingin meluruskan sejarah sehingga masyarakat mengenalnya Lapangan Pancasila.
“Muncul ide untuk membuat landmark Lapangan Pancasila karena adanya masukan dari tokoh masyarakat Semarang, terkait sejarah nama Lapangan Pancasila,” jelasnya.
Ali juga mengimbau kepada masyarakat atau pengunjung di taman aktif Kota Semarang seperti salah satunya Lapangan Pancasila Simpanglima, agar tetap menjaga protokol kesehatan.
“Selama masih pandemi belum selesai, prokes tetap kita utamakan. Apalagi pada saat libur lebaran Idul Fitri, banyak pengunjung yang akan berfoto dan berada di sini. Nantinya akan ada petugas yang selalu ingatkan prokes. Dan menyediakan tempat cuci tangan dan pemberian masker bagi masyarakat,” pungkasnya. (HS-06)