in

HUT ke-81 PMI, Bupati Demak Dorong Perkuat Sinergi dan Pelayanan Kemanusiaan

Peringatan HUT Ke-81 PMI Tahun 2026, berlangsung di Pendopo Satya Bhakti Praja, Selasa (28/9/2026). (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Bupati Demak Eisti’anah, mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 PMI Tahun 2026, yang berlangsung di Pendopo Satya Bhakti Praja, Selasa (28/9/2026).

Untuk diketahui, PMI lahir pada 17 September 1945, di bawah kepemimpinan Mohammad Hatta, yang juga Wapres RI Pertama.

Bupati Demak, Eisti’anah menyampaikan tema HUT PMI tahun ini, yakni “Peduli, Bergerak, Bersama”, memiliki pesan yang relevan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang perlu terus dijunjung bersama.

“Peduli mengajarkan kita untuk memiliki kepekaan terhadap kondisi dan kebutuhan sesama. Bergerak mengajak kita untuk tidak berhenti pada rasa simpati, tetapi menerjemahkannya menjadi tindakan nyata. Sementara bersama mengingatkan bahwa tugas kemanusiaan tidak dapat dijalankan sendiri,” kata Bupati Demak Eisti’anah, seperti dirilis demakkab.go.id.

Menurutnya, kebersamaan, gotong royong dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat diperlukan agar berbagai upaya kemanusiaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan dampak yang lebih luas.

“Inilah nilai yang harus terus kita rawat, bahwa sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, akan memiliki arti besar ketika dilandasi ketulusan dan dilakukan bersama-sama,” lanjutnya.

Bupati mengatakan PMI memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, baik melalui pelayanan donor darah, penanganan bencana, pelayanan kesehatan, pertolongan pertama maupun berbagai kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Dalam berbagai situasi, PMI hadir memberikan pertolongan tanpa membedakan latar belakang, golongan maupun kondisi sosial masyarakat.

Nilai kemanusiaan tersebut menjadikan PMI tidak sekadar sebagai organisasi, tetapi juga bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat dalam membangun solidaritas dan kepedulian.

Lebih lanjut, Bupati menyebut Kabupaten Demak memiliki berbagai tantangan kebencanaan, mulai dari banjir, rob hingga kondisi darurat lainnya yang membutuhkan kesiapsiagaan dan respons cepat.

Dalam menghadapi kondisi tersebut, keberadaan PMI beserta para relawannya dinilai sangat berarti.

Relawan yang sigap, terlatih dan memiliki jiwa kemanusiaan menjadi wujud nyata bahwa pemerintah dan masyarakat dapat bergerak bersama menghadapi berbagai tantangan.

Atas kontribusi tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Demak, para relawan, pendonor darah serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.

“Terima kasih atas waktu, tenaga, pikiran, bahkan keberanian yang telah Panjenengan berikan untuk membantu sesama. Semoga setiap langkah pengabdian yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua”, ungkapnya.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran PMI untuk menjadikan momentum HUT ke-81 sebagai kesempatan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun budaya peduli di tengah masyarakat.

“Mari jadikan momentum HUT PMI ini untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun budaya peduli di tengah masyarakat. Tingkatkan terus kapasitas organisasi, kualitas pelayanan, kesiapsiagaan relawan, serta memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” pesannya.

Ia berharap PMI Kabupaten Demak terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, serta memberikan pelayanan secara tulus, cepat dan responsif.

“Semoga PMI Kabupaten Demak semakin maju, profesional, dan senantiasa menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan,” kata dia.

Perkuat Kepedulian

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiharto menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI Kabupaten Demak, termasuk para donor darah sukarela yang selama ini turut menjadi bagian penting dalam pelayanan kemanusiaan.

“PMI tidak akan mampu berdiri kokoh tanpa ketulusan, keberanian, kesiapsiagaan, dan dedikasi para relawan, baik dalam penanganan bencana, pelayanan donor darah, maupun berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Demak, jajaran TNI/Polri, badan usaha, lembaga swasta, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh mitra PMI yang terus membangun sinergi dan kolaborasi.

Menurutnya, dukungan dan kebersamaan tersebut menjadi kekuatan bagi PMI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan update perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Demak, hingga 28 September 2026 telah terkumpul dana sebesar Rp71.470.000.

Akhmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026. Ia berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dapat terus berlanjut hingga pelaksanaan Bulan Dana PMI berakhir.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Bulan Dana PMI Tahun 2026. Kami menyadari bahwa capaian tersebut masih merupakan rekapitulasi sementara, sehingga kami masih mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak sampai dengan berakhirnya pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026,” terangnya.

Menurut dia, bulan dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, tetapi merupakan bentuk gotong royong dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.

Dana tersebut antara lain mendukung PMI dalam penanganan kebencanaan, mulai dari kesiapsiagaan dan tanggap darurat, assessment, evakuasi, pertolongan pertama, dapur umum, dukungan psikososial, bantuan logistik hingga pemulihan pascabencana.

Selain itu, dukungan tersebut juga digunakan untuk peningkatan kapasitas sumber daya, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR), pelatihan Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela (TSR), Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat), serta penguatan kapasitas kelembagaan PMI.

Dukungan masyarakat juga menunjang layanan sosial kemanusiaan, seperti bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, pelayanan ambulans, penyediaan darah yang aman dan berkualitas, pertolongan pertama dalam berbagai kegiatan masyarakat, serta kegiatan bakti sosial kemanusiaan lainnya.

Dalam peringatan HUT ke-81 PMI tahun ini, tema yang diusung yakni “Peduli, Bergerak, Bersama.” Akhmad Sugiharto menjelaskan, peduli merupakan panggilan jiwa dan wujud empati terhadap sesama.

Bergerak berarti mengambil langkah nyata untuk hadir secara cepat, sigap, dan responsif, sedangkan bersama menjadi kekuatan gotong royong antara PMI, pemerintah, relawan, mitra, dan masyarakat.

Ia berharap momentum HUT ke-81 PMI semakin memperkuat semangat kemanusiaan dan kepedulian masyarakat Kabupaten Demak.

Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, mulai dari Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS), pemilihan Duta PMR, penguatan kapasitas melalui Lokalatih Pembina PMR, hingga aksi nyata para relawan di lapangan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mari kita terus perkuat semangat Peduli, Bergerak, dan Bersama, serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemanusiaan,” kata dia. (HS-08).

 

 

Polres Kendal Gagalkan Dua Aksi Tawuran, 5 Remaja Diamankan Bersama Sajam Ekstrem

Salurkan Bantuan Produktif, Pemkab Jepara Dorong Olahan Bandeng Donorojo Naik Kelas