HALO KENDAL – Sebuah home industri penggorengan snack di Desa Kedungsari RT 04 RW 01, Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal, dikabarkan mengalami kebakaran pada Selasa malam (9/8/2022), sekira pukul 18.50 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Singorojo, Aiptu Budiyanto dalam laporannya mengatakan, home industtri tersebut milik Joko Sulistiono (55) alamat Desa Kedungsari, Kecamatan Singorojo.
Untuk kronologinya, sekitar jam 18.50 WIB, saksi Agus Prasetyo sepulang dari mengirim snack milik korban dan hendak memarkir mobil di depan lokasi tempat penggorengan snack, dirinya melihat saksi Ari Trianingsih keluar dari rumahnya yang berada di depan tempat kejadian perkara memberi tahu ada bau barang terbakar (sangit).
Selanjutnya saksi Agung bersama saksi Ari dan ditemani saksi Ilham, bergegas masuk ke dalam (rumah penggorengan snack).
“Sesampainya di dalam, para saksi mendapati kompor yang berada di ruang bagian belakang dalam kondisi sudah terbakar. Melihat kondisi tersebut kemudian saksi Ari meminta bantuan warga sekitar untuk menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) Boja. Bersama beberapa warga, para saksi berusaha mengeluarkan barang-barang dari dalam lokasi tempat penggorengan snack,” terang Budiyanto.
Selang beberapa saat kemudian satu unit mobil damkar dari Boja tiba di lokasi dan langsung berusaha memadamkan kobaran api yang sudah membesar.
Hal itu dikarenakan, karena di dalam lokasi (tempat penggorengan snack) terutama di dekat titik awal kemunculan api terdapat barang-barang yang mudah terbakar. “Ada bahan baku snack, minyak goreng, tempat packing snack yang sudah matang dan plastik. Sehingga api dengan cepat membesar,” jelas Budiyanto.
Selanjutnya petugas damkar dengan tiga unit mobil, yakni dari damkar Boja, Kaliwungu dan Kendal berusaha untuk memadamkan kobaran api.
“Baru sekitar pukul 20.00 WIB, api dapat dipadamkan dan petugas tetap melanjutkan penyemprotan air ke lokasi kejadian, supaya titik api benar-benar padam,” imbuh Budiyanto.
Atas kejadian tersebut seluruh bangunan utama tempat penggorengan snack, yang berukuran 25 meter x 12 meter permanen dengan atap baja ringan habis terbakar, berikut sebagian besar isinya.
“Antara lain bahan mentah snack, yakni potatto, makroni, kerupuk tongkol. Kemudian, snack yang sudah jadi, seperangkat mesin penggorengan, minyak goreng 51 jerigen dan ukuran 17 liter ludes terbakar,” beber Budiyanto.
Guna menghindari rembetan api ke rumah warga lain, maka rumah di sebelah TKP yakni milik Musyofa (60), pada bagian atap garasinya dirobohkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, namun kerugian yang diderita oleh korban Joko Sulistiono, diperkirakan mencapai Rp 400 juta.(HS)