HALO SPORT – Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi mengharapkan reaksi bagus Pecco Bagnaia pada MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, 1- November 2024.
Harapan Tardozzi pada sang jagoan bisa dimengerti.
Pasalnya, juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu saat ini tertinggal 17 poin di belakang pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati).
Bagnaia menegaskan tak akan menghalalkan segala cara demi menyelamatkan kesempatan juaranya.
Namun, itu bukan berarti tak ada semangat membara dalam dirinya untuk mencetak hattrick juara di kelas para raja.
Keinginan Pecco juga mendapat dukungan penuh dari Tardozzi.
Davide meyakini sang jagoan selalu bisa bangkit dari keterpurukan.
’’Saya pikir Pecco memiliki kesadaran mutlak kenapa dia menggunakan nomor 1 pada fairing motornya. Sekarang ada seorang pembalap kompetitif lain yang memimpin Kejuaraan Dunia,’’ kata Tardozzi seperti dilansir dari GPOne.
Dia berjanji bakal memberikan persiapan yang terbaik untuk mantan anak didik Valentino Rossi itu.
’’Saya pikir kita akan melihat sebuah reaksi dan Pecco bisa mendapatkan penebusannya nanti,’’ jelasnya.
Grand Prix (GP) Malaysia akan menjadi kunci, baik bagi Martin maupun Bagnaia.
Musim lalu Martin tak mampu mengejar keunggulan pembalap asal Italia itu.
Kini, gantian Martinator, julukan Jorge yang memegang kendali.
’’Secara psikologis Bagnaia sama sekali tak termotivasi dengan jarak di klasemen. Dia sudah punya banyak pengalaman bagaimana mengatasi ketinggalan,’’ tegas Tardozzi.
Secara pengalaman Pecco memang lebih mantap, tapi Martin sangat cepat belakangan ini. (HS-06)