in

Hadiri Peringatan HUT IPPK, Bupati Sragen : Sehat Adalah Modal Utama

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, memberikan sambutan dalam acara resepsi HUT Ke-52 keluarga besar IPPK Sragen, di Gedung PGRI Sragen, Kamis (31/7/2025). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengingatkan pada para purnakaryawan pendidikan, akan pentingnya menjaga kesehatan, kegembiraan, dan kebijaksanaan.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, ketika menghadiri resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-52 keluarga besar Insan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Sragen, di Gedung PGRI Sragen, Kamis (31/7/2025).

Hadir dalam kegiatan bertema “Melalui Kuatnya Silaturahmi Menjamin Lansia Mampu Membangun Keluarga Sejahtera Berakhlak Mulia” itu, purnakaryawan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sragen.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, turut hadir dan menyampaikan apresiasi serta pesan-pesan penting kepada para purnakaryawan yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa kunci utama kebahagiaan setelah masa purnatugas adalah kesehatan, kegembiraan, dan kebijaksanaan.

“Apabila sudah pensiun, uang banyak pun tak bisa dinikmati jika tidak sehat. Punya keluarga, cucu, jabatan kehormatan pun tak berarti jika kondisi tidak mendukung. Maka sehat adalah modal utama,” kata diam seperti dirilis sragenkab.go.id.

Ia juga menyampaikan bahwa dengan tetap sehat, para pensiunan secara tidak langsung membantu pemerintah.

Bupati juga mengajak seluruh anggota IPPK untuk tetap menjaga semangat silaturahmi dan keceriaan, serta menghindari sikap yang disebutnya sebagai father syndrome, yaitu kecenderungan menganggap generasi penerus tidak sebaik generasi sebelumnya.

“Sebagai senior, kita harus bijak melihat generasi setelah kita. Mereka mungkin berbeda, tapi bukan berarti tidak mampu. Mari terus mendukung dan memberi contoh positif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Sragen, termasuk program Desa Bebas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Tak hanya itu, Sragen juga terus berbenah melalui program beautifikasi infrastruktur, termasuk perbaikan jalan-jalan desa dan kawasan perbatasan agar lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.

“Dengan jalan yang lebih halus dan wajah desa yang tertata, kita membangun dignity, martabat kabupaten kita,” kara dia. (HS-08)

Pencuri Spion Mobil Bikin Resah Warga Semarang, Polisi Turun Tangan

PMI Boyolali Gelar Jumbara PMR Ke-IX Selama Empat Hari