HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menekankan bahwa bidan adalah ujung tombak di lapangan, yang tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi pendamping dan edukator bagi masyarakat di tingkat paling dasar.
Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas ketika membuka Musyawarah Cabang (Muscab) XI Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Sragen, di Gedung Korpri, Minggu (20/7/2025).
Kegiatan dihadiri oleh Ketua PD IBI Provinsi Jawa Tengah, Istirochah; Ketua TP PKK Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas; dan Ketua Pengurus IBI Cabang Sragen, E Tyas Damai Tatag Prabawanto.
Hadir pula Kepala Dinkes Sragen, Udayanti Proborini dan ratusan bidan dari berbagai wilayah di kabupaten Sragen, serta tamu undangan, baik dari instansi kesehatan, maupun organisasi profesi lainnya.
Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, melalui para bidan ini, masyarakat bisa memperoleh pemahaman tentang kehamilan serta kesehatan ibu dan anak.
Selain bidan, Bupati juga menyebut Ikatan Bidan Indonesia (IBI) memiliki peran yang sangat strategis, dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Sragen, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
“Saya mengapresiasi dedikasi para bidan di Sragen yang telah bekerja dengan hati, bahkan di pelosok desa. Pemerintah Kabupaten Sragen berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas dan kesejahteraan bidan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan yang telah berperan penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Ia juga menekankan pentingnya Muscab sebagai forum strategis untuk mengevaluasi program kerja dan memilih kepengurusan baru yang dapat membawa IBI lebih maju ke depan.
“Kami berterima kasih atas seluruh kerja sama seluruh usaha yang dilakukan oleh IBI khususnya di Kabupaten Sragen dan bimbingan dari provinsi sehingga IBI Sragen terus berkarya terus mengabdikan dirinya secara optimal di masyarakat Sragen. Kami berharap Muscab ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk penguatan organisasi dan peningkatan kompetensi anggotanya,” ujar Bupati.
Perlu Regenerasi
Ketua Pengurus IBI Cabang Sragen, E Tyas Damai Tatag Prabawanto berharap, dalam muscab ini terpilih pengurus yang dapat melanjutkan jalannya roda organisasi IBI sesuai ketentuan organisasi. Selain itu, juga dapat menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat bagi kemajuan IBI Cabang Sragen.
Sementara Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Jawa Tengah, Istirochah menambahkan bahwa perlunya diadakan regenerasi dan reorganisasi melalui Muscab seperti ini.
Hal itu dilakukan untuk mengevaluasi program yang telah berjalan serta merumuskan strategi yang lebih inovatif dan efektif dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
“Musyawarah Cabang IBI bukan hanya sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas dan profesionalisme bidan di tingkat daerah,” kata dia.
Menurut dia, melalui Muscab, organisasi profesi ini dapat mengevaluasi program, menyusun langkah strategis ke depan, dan memilih kepemimpinan yang siap membawa IBI lebih maju.
“Saya mengapresiasi IBI Cabang Sragen yang telah menyelenggarakan Muscab dengan penuh semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi. Harapan kami, IBI Sragen terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama bagi ibu dan anak,” kata dia. (HS-08)