HALO SPORT – Kemenangan atas The Great, julukan Alexander Volkanovski, sangat berarti bagi Islam Makhachev, juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC).
Kini, Makhachev naik ke posisi kedua pada kategori pound for pound.
Dia hanya naik satu undakan sekaligus menggeser kedudukan The Great.
Dalam laga terakhir, petarung asal Dagestan, Rusia itu menang finis ronde pertama atas Volkanovski, 22 Oktober lalu.
Posisi pertama pound for pound UFC masih ditempati juara divisi berat, Jon Jones.
Dalam tiga tahun terakhir, Jones cuma bertarung satu kali.
Pada periode yang sama, Islam tampil sebanyak tujuh kali dengan mengalahkan jagoan-jagoan elite seperti Charles Oliveira dan Volkanovski.
Makhachev sudah mengatasi The Great dua kali.
Dia sekarang menunggu duel jilid dua kontra Oliveira.
Sejatinya Makhachev adalah jagoan terbaik di dunia saat ini.
Hal itu juga dibenarkan pengamat sekaligus legenda UFC, Daniel Cormier.
Sejumlah media mixed martial arts (MMA) populer seperti MMA Fighting dan Sherdog juga menempatkan saudara seperguruan Khabib Nurmagomedov itu sebagai petarung peringkat pertama.
Keputusan UFC untuk tak menjadikan Islam jagoan nomor 1 membuat kubu kampiun kelas ringan itu sangat kecewa.
’’Ini bukan kali pertama Islam dijauhkan dari peringkat pertama. Dia seharusnya berada di puncak,’’ kata Ali Abdelaziz, manajer Makhachev, seperti dilansir dari Sport-Express.
Tentang peringkat pound for pound, Makhachev menanggapinya dengan santai.
’’Saya tak mengerti siapa yang menyusun peringkat dan alasannya. Saya sudah tidak kaget lagi dengan situasi ini, tetapi saya tak mengerti bagaimana caranya menjadi nomor satu,’’ ungkap Makhachev. (HS-06)