in

Ganjar Dorong Hipmi Terus Beri Stimulan Lahirkan Pengusaha Muda Indonesia

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri pertemuan dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menjelang Musyawarah Nasional (Munas) XVII di Pendapa Mangkunegaran Surakarta, Minggu (20/11/2022). (Foto : Humas Jateng)

 

HALO SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong kelahiran pengusaha-pengusaha muda Indonesia.

Hal itu disampaikannya setelah menghadiri pertemuan dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menjelang Musyawarah Nasional (Munas) XVII di Pendapa Mangkunegaran Surakarta, Minggu (20/11/2022).

“Yang pertama besok Munas. Harapan saya para kandidat bisa bermusyawarah sehingga tidak perlu voting-voting. Kalau tidak ya apa boleh buat,” ujar Ganjar.

Baginya, terpenting dari Munas tersebut adalah diperlukannya tindakan pasca pemilihan pimpinan baru di Hipmi. Sebab, masih banyak PR yang harus diselesaikan, terutama di dunia usaha.

“Apa itu, menghadapi situasi yang tidak mudah dalam konteks dunia usaha. Tapi kita kan optimis, pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen. Maka menurut saya itu menjadi bagian dari harapan besar,” lanjutnya.

Hipmi, menurut Ganjar, harus mampu menjadi pionir untuk mendorong pengusaha muda baru. Pemerintah berkomitmen dapat bergandeng tangan, salah satunya dengan memberikan pelatihan-pelatihan.

“Bareng dengan pemerintah membuat pelatihan-pelatihan, membangun jejaring-jejaring, memberikan akses-akses sehingga banyak nanti pengusaha-pengusaha muda yang muncul. Kita butuh banyak sekali pengusaha muda di Indonesia,” tandasnya.

Dari informasi, acara Munas Hipmi XVII itu akan digelar di Hotel Alila Solo pada 21-23 November 2022.

Ada 3 calon ketua umum BPP Hipmi yang akan berkontestasi pada Munas kali ini.

Mereka adalah Anggawira, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi; Akbar Himawan Buchari, Wakil Ketua Umum BPP Hipmi; dan Bagas Adhadirgha, Sekretaris Jenderal BPP Hipmi. (HS-08)

Biarkan UFC Gelar Duel Interim Kelas Bulu

Cegah Inflasi, Ganjar Dampingi Jokowi Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional