HALO BLORA – Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora menawarkan kolaborasi dan sinergi, dalam mendukung program swasembada gula, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto tahun 2027.
Hal itu disampaikan Ketua APTRI Blora, Sunoto saat bersama para pengurus lainnya, bersilaturahmi ke Kantor Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, baru-baru ini.
Kedatangan mereka disambut Kepala DP4, Ngaliman yang didampingi oleh Sekretaris DP4, Lilik Setyawan.
Dalam pertemuan itu, Sunoto menyampaikan ucapan terima kasih, atas dilibatkannya Organisasi APTRI Blora, dalam mengawal dan mendukung program perluasan areal tebu dan bongkar tebu masa tanam tahun 2026.
Sunoto juga menawarkan siap berkolaborasi dan bersinergi dalam kegiatan yang mendukung suksesnya program swasembada gula yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto tahun 2027.
Saat ini APTRI di Kabupaten Blora telah memiliki Koperasi Agro Mandiri Sejahtera yang bergerak di bidang pengadaan bibit tebu berkualitas unggul berlokasi di RT 03 RW 03 Desa Ngapon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
Sementara Ngaliman menyambut baik atas tawaran dari Ketua APTRI untuk mendukung dan membantu dalam pelaksanaan program perluasan tebu dan bongkar ratoon tebu tahun 2026.
“Saat ini target perluasan areal tebu sebesar 1.000 hektare realisasinya baru 360 hektare, masih ada kekurangan seluas 640 hektare. Rencana pendaftaran calon petani dan calon lahan ditutup sampai besok tanggal 20 Mei 2026,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.
Setiap pengajuan calon petani dan calon lahan, akan diseleksi oleh Tim yang terdiri atas petugas DP4 dan dari petugas Direktorat Jenderal Perkebunan Jakarta. Setiap peserta berhak mendaftar seluas 5 hektare.
Dengan belum tercapainya target areal tebu, sehingga masih ada peluang bagi para petani, untuk mendaftar dan mengikuti program bongkar ratoon tebu dan perluasan tebu di Kabupaten Blora.
Selaku penasihat APTRI, Bambang Sulistya menyarankan kepada pengurus APTRI secepatnya menyebarluaskan peluang baik ini dan memotivasi kepada petani agar secepatnya mendaftarkan diri untuk mengikuti program perluasan areal tebu terutama di wilayah hutan yang memenuhi persyaratan.
“Di samping itu, saya juga mendorong kepada pengurus APTRI untuk membangun kemitraan yang bersifat dan berbasis simbiosis mutualistis saling membantu dan saling menguntungkan serta menciptakan komunikasi yang ramah lingkungan,” kata mantan anggota DPRD dan Sekda Blora itu. (HS-08)


