HALO BOYOLALI – Dukuh Durensari, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Cepogo, Boyolali, kini telah dinobatkan menjadi kampung Pusat Pembelajaran Keluarga dan Keluarga Berencana (Puspaga Kencana).
Kampung di sisi timur Lereng Gunung Merbabu ini, nantinya bukan hanya menjadi desa wisata, tetapi juga tempat pengaduan seputar keluarga, pendidikan, dan yang memerlukan bimbingan sebelum menikah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Totok Eko Yudi Priatmo, menjelaskan pendirian kampung Puspaga Kencana tersebut, merupakan inisiatif dari masyarakat.
Dari kempung ini, nantinya akan dihadirkan informasi-informasi, terkait permasalahan keluarga termasuk keluarga berencana.
“Ini sebagai media untuk saling belajar, dan permasalahan tersebut bisa dilaksanakan lewat kader-kader,” katanya saat meluncurkan Kampung Puspaga Kencana, seperti dirilis Boyolali.go.id.
Dia berharap dengan keterlibatan semua pihak, slogan pembangunan “Boyolali Metal” atau melangkah bersama, menata bersama, penuh totalitas dapat terwujud.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A ) Kabupaten Boyolali, dokter Ratri S. Survivalina menuturkan, Kampung Puspaga Kencana ini merupakan pengembangan dari Kampung KB, menjadi lebih berorientasi pada pembinaan atau pembangunan keluarga, yang dikolaborasikan dengan program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), menjadi ada tambahan inovasi pusat pembelajaran keluarga.
“Di kampung ini terdapat beberapa lokasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti wahana untuk dolanan, museum mini, juga ada tempat untuk belajar unggah-ungguh toto kromo budaya Jawa,” katanya.
Kampung ini dinilai mampu mendidik generasi muda, agar selalu mengingat kebudayaan daerah, serta tidak terlalu terpengaruh oleh dampak negatif kemajuan teknologi komunikasi.
“Harapan kita nanti dengan adanya Kampung Puspaga Kencana ini akan memberikan kontribusi untuk pembangunan generasi Indonesia supaya menjadi generasi yang lebih maju dan berkualitas,” tandasnya. (HS-08)