HALO KENDAL – Kabar terjadinya kebakaran Kantor BNI di Jalan Pemuda Kabupaten Kendal pada Senin (17/6) sekira pukul 16.50 WIB, telah dilaporkan oleh beberapa orang saksi kepada pihak Polres Kendal.
Seperti disampaikan petugas keamanan BNI Kendal, Rendy Bagus Setyawan (32) dan Edy Purwanto (39).
Saat peralihan shift piket di pos pada pukul 16.50 WIB, Rendy yang waktu itu sedang berada di belakang kantor untuk membersihkan halaman belakang dan memanasi mobil, mengaku tiba-tiba melihat kepulan Asap dari exhouse atau pembuangan udara.
Saat itu dirinya langsung lari ke depan untuk membuka pintu depan dan mengambil APAR (alat pemadam api ringan).
Rendy berusaha masuk ke dalam kantor untuk memadamkan api, tetapi terkendala oleh kepulan asap. Sedangkan temannya, Edy Purwanto saat itu juga langsung keluar kantor untuk mematikan aliran listrik dan genset.
Setelah itu, Rendy memanggil tukang tambal ban yang berada di sebelah kantor BNI bernama Sugeng Prihatin (39), untuk menghubungi dan memanggilkan Damkar Kendal serta melapor kepada pihak Polres kendal.
Selanjutnya sekira pukul 17.30 WIB, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Selang 30 menit kemudian, pihak BPBD, Polres dan dari Kodim datang ke lokasi untuk membantu melakukan evakuasi.
Petugas kebakaran Damkar Kendal, Mulyanto mengatakan, pihaknya sempat kesulitan mencari dan memadamkan titik api, karena kantor dalam kondisi terkunci rapat.
Hal tersebut memaksa petugas Damkar memecahkan beberapa kaca kantor dan menjebol tembok belakang, supaya kepulan asap berkurang. Bahkan petugas juga berusaha membuka pintu baja dengan menggunakan alat.
“Setelah memecahkan beberapa kaca gedung dan menjebol dinding, kami juga membuka paksa pintu baja dengan mesin gerenda supaya bisa mengevakuasi barang-barang dari dalam kantor ke tempat yang aman,” ujar Mulyanto.
Sekira pukul 18.30 WIB api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran dan selanjutnya dilakukan proses pendinginan. Untuk penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan.
Dari laporan yang terdampak kebakaran adalah di bagian tengah dan bagian belakang lantai 1 Kantor BNI Kendal, dengan taksiran sementara kerugian mencapai Rp 500 juta. (HS-06)