HALO SEMARANG – Dua pencurian tabung gas terjadi di Kota Semarang dengan korban menyasar nenek-nenek. Peristiwa pertama terjadi pada 5 Januari 2024 di sebuah toko yang terletak di Jalan Ngablak Indah, Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk.
Aksi itu viral di media sosial (medsos) lantaran seorang nenek-nenek berusaha mengejar dan berteriak ke pria yang tega membawa kabur enam tabung gas yang dijual. Pria itu melarikan diri dengan mengendarai motornya.
Dari video yang terlihat, awalnya seorang pria memakai masker dan helm kemudian menuju ke warung korban. Pria itu kemudian menaruh sejumlah tabung gas di motornya.
Karena terkejut, nenek atau korban kemudian berusaha menghadang pria tersebut. Namun tanpa basa-basi pria itu menghiraukan korban dan langsung meninggalkan warung itu.
“Saya sudah hadang tapi dia (pelaku) langsung kabur,” ujar korban bernama Sunarti (67) saat ditemui di lokasi, Selasa (9/1/2024).
Sementara itu, anak korban, Darmaningsih mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat kejadian, ibunya sedang menjaga warung sendirian. Kemudian pelaku datang dan membeli tabung gas.
“Dia memberikan uang Rp.100 ribu tapi mengambil beberapa tabung gas dari warung. Kemudian saat ditanya soal tabung gas oleh ibu saya, pelaku langsung kabur,” jelasnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kejadian ini. Hal tersebut dikarenakan aksi ini sangat meresahkan masyarakat.
Lalu peristiwa kedua terjadi di Karanggawang Barat Raya, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang pada Senin (8/1/2024). Korban seorang nenek-nenek bernama Wakinah (65) juga dihampiri oleh seorang pria yang berniat untuk menukarkan tabung gas kosongnya dengan tabung gas berisi.
Setelah beberapa tabung kosong yang diambil di warungnya, pelaku kemudian tidak kembali tanpa jejak. Total ada 5 tabung gas yang dibawa kabur oleh pria tak dikenal.
“Dia menawarkan bilangnya nanti kalau sudah sampai dibayar. Nawarin gas yang isi lah itu saya bilang kok dibawa yang kosong mau dituker yang ada isinya dia bilang gitu. Bayarnya Rp. 15 ribu katanya satu tabung,” paparnya.
Dirinya menyebut ciri-ciri pelaku berbadan besar dan gagah. Saat beraksi korban memakai baju merah, masker dan mengendarai motor.
“Saya tinggal sendirian, jaga warung sendiri,” paparnya.
Menanggapi kejadian ini, Kanitreskrim Polsek Tembalang, Iptu Muslihin meminta agar korban melaporkan ke kepolisian agar ditindaklanjuti. Meski belum ada laporan resmi, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) agar aksi meresahkan ini segera terungkap.
“Dari ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi akan melakukan penyelidikan. Jadi sementara modusnya dia pura-pura menawarkan gas yang lebih murah, kemudian langsung mengambil dan membawa kabur,” imbuhnya. (HS-06)