in

Dishub Imbau Pengendara Parkir di Kantong Parkir Resmi, Antisipasi Kemacetan Di Dalam Kota

HALO SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub)  Kota Semarang mengimbau pengendara terutama plat luar kota yang melintas di Kota Semarang, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, saat transit ke pusat oleh-oleh Pandanaran untuk memarkirkan kendaraannya di kantong parkir yang resmi. Ini untuk menghindari kemacetan dan ketersendatan arus lalu lintas kendaraan di dalam kota, seperti salah satunya di ruas Jalan Pandanaran tersebut.

Kabid Pengendalian dan Ketertiban (Daltib) Dishub Kota Semarang, Antonius Haryanto menjelaskan untuk kondisi arus lalu lintas kendaraan hingga saat ini masih tidak ada kepadatan yang berarti. Menurutnya, kecilnya peningkatan dibandingkan hari libur sebelumnya karena masyarakat mematuhi himbauan dari pemerintah untuk mengurangi mobilitas.

“Peningkatan arus lalu lintas di dalam kota bisa diketahui lewat pantauan dari ATCS Kantor Dishub dan posko monitoring. Adanya peningkatan arus lalu lintas kendaraan terlihat seperti di sejumlah titik keramaian, yakni kawasan Simpang Lima, Kota Lama dan Pusat oleh-oleh Pandanaran. Namun, kondisinya bisa dibilang masih wajar karena ramai lancar dan tahun baru mungkin prediksinya akan sama,” katanya, Rabu (29/12/2021).

Toni, begitu ia disapa, menjelaskan jika kepadatan kendaraan terjadi pada  jam sibuk, yakni pagi dan sore hari.

“Ukuran kami ketersendatan kendaraan adalah Kawasan Simpang Lima, Kota Lama dan pusat oleh-oleh Pandanaran, dan sepanjang libur Natal ini masih terpantau tidak ada kemacetan yang berarti. Prediksi kami saat libur tahun baru masih akan sama,” tambahnya.

Sedangkan mengantisipasi terjadinya kemacetan, kata dia, bisa dilakukan dengan menerjunkan petugas Dishub ke lapangan dan melakukan rekayasa lalu lintas melalui ATCS. Misalnya di Kawasan Kota Lama jika terpantau ramai dan padat, maka akan ditutup sementara.

Sementara terkait antisipasi keramaian pada malam tahun baru, Pemkot Semarang masih mengandalkan ATCS untuk melakukan pemantauan. Selain itu petugas juga akan mobile melakukan penjagaan.

“Kami mengimbau tidak ada iring-iringan, karena aktivitas ini yang dapat mengganggu arus lalu lintas. Kemungkinan puncak keramaian Jumat (31/12) sedangkan Sabtu (1/1/2022) mendatang dimungkinkan akan ramai di pusat oleh-oleh,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, Lucky Aris Suryono yang juga melakukan pemantauan di posko-posko penjagaan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, salah satunya di Kota Semarang, menilai bahwa Kota Semarang saat libur Nataru ini cukup kondusif. Karena mobilitas yang tidak banyak serta posko penjagaan selalu mengawasi mobilitas masyarakat.

“Sejauh ini berjalan dengan baik, petugas ataupun masyarakat juga paham prokes,” katanya.

Lucky juga mengapresiasi koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh OPD serta stakeholder lainnya dalam melayani masyarakat melalui pos pantau yang ada di sembilan titik yang ada di Kota Semarang. (HS-06)

Datangkan Pemain Asing Baru, Ini Kata Manajemen PSIS

USM – PWI Jateng Jalin Kerjasama