in

Dinperpa Kota Pekalongan Ingatkan Petani untuk Tidak Gunakan Bahan Kimia Berbahaya

UMKM penjual buah-buahan. (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, mengingatkan petani dan pelaku usaha beras, untuk tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia berbahaya dalam proses produksi pangan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, seperti dirilis laman resmi Pemkot Pekalongan, pekalongankota.go.id, Jumat (29/8/2025).

Ajakan untuk mencegah penggunaan bahan kimia berbahaya itu, menurut dia juga disampaikan dalam penyuluhan intensif kepada petani dan pelaku usaha beras. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada padi, tetapi juga pada tanaman hortikultura, seperti sayuran maupun buah-buahan.

Sejak dari lahan, penyuluh selalu mengingatkan agar petani hortikultura maupun padi tidak lagi menggunakan bahan kimia berbahaya, terutama menjelang panen atau sebelum panen.

“Karena zat tersebut akan menempel dan terbawa pada hasil panen,” jelasnya.

Hal serupa juga berlaku untuk pengolahan padi. Dinperpa memberikan pembinaan kepada pelaku usaha beras agar tidak menggunakan bahan tambahan berbahaya hanya demi mempercantik tampilan beras.

“Banyak masyarakat senang dengan beras putih bersih. Namun kami harapkan beras yang beredar di Kota Pekalongan maupun dari luar tidak diberi bahan kimia berbahaya,” tegasnya.

Dia pun memberikan contoh penggunaan florin untuk memutihkan beras. Bahan itu, menurut dia sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh petani hortikultura maupun padi, serta pelaku usaha beras dapat menjaga komitmen untuk menghasilkan pangan yang aman.

“Yang penting bukan hanya tampilan, tetapi kualitas dan keamanan. Sayur, buah, maupun beras yang alami jauh lebih baik meskipun tampilannya tidak selalu sempurna,” kata dia. (HS-08)

Serahkan 109 SK ASN, Bupati Batang Ingatkan Jangan Ada Fenomena Talak Cerai setelah Diangkat

Ratusan Mahasiswa KKN Undip Diminta Bantu Implementasikan Program Bupati Pemalang di Desa