HALO KENDAL – Jajaran Polres Kendal bersama Polsek Patebon berhasil menggagalkan dugaan rencana aksi tawuran antar-pelajar di wilayah Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (5/6/2023).
Puluhan pelajar yang diduga berasal dari salah satu SMK di Batang, dengan menumpang truk terbuka dari arah barat kemudian turun di depan kantor Kecamatan Patebon, diduga mereka hendak melakukan aksi tawuran.
Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam H menjelaskan, pihaknya menerima informasi ada rombongan pelajar naik truk bak terbuka dari arah barat yang turun di depan kantor Kecamatan Patebon.
“Iya, dari informasi yang diterima ada gerombolan pelajar naik truk bak terbuka dari arah barat dan kita langsung melakukan penyisiran. Dan benar dugaan kita tempat tawuran itu berlokasi di depan kantor Kecamatan Patebon,” jelasnya, Selasa (6/6/2023).
Lebih lanjut Kapolres Kendal mengatakan, setelah di lokasi pihaknya bersama tim menemukan para pelaku di depan Kecamatan Patebon tepat di Jalan Soekarno Hatta Kendal.
“Para Pelaku merupakan pelajar SMK dari Kabupaten Batang. Lalu kami berkoordinasi dengan Polsek Patebon untuk melakukan pencegahan,” jelas AKBP Jamal Alam.
Kemudian setelah para pelajar melihat tim patroli, tiba para pelajlangsung membubarkan diri namun Tim berhasil berhasil mengamankan 48 pelajar dari gerombolan pelajar tersebut.
Kemudian 48 pelajar tersebut dibawa ke Mapolres Kendal menggunakan mobil truk Dalmas untuk didata dan dimintai keterangan. Setelah dilakukan penggeledahan namun tidak ditemukan senjata tajam atau narkoba.
“Saat ini 48 pelaku sudah kita amankan di Mapolres Kendal selanjutnya kita akan langsung memanggil para orang tua dan pihak sekolah yang terlibat,” tandas AKBP Jamal Alam.
Ke-48 pelajar ini berasal dari satu sekolah yakni sebuah SMK Negeri di wilayah Warungasem Batang, MAN Pekalongan dan dua pelajar SMP negeri di Kabupaten Batang.
Di halaman Maporles Kendal pelajar ini dilakukan indentifikasi dan pencatatan identitas pelajar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Kapolres, para pelajar yang diamankan tersebut, mereka akan melakukan aksi tawuran dengan sekolah lainnya.
“Mereka mengaku akan tawuran dengan pelajar sekolah lainnya. Alhamdulillah rencana tersebut tidak terjadi dan telah kita lakukan antispasi,” pungkas AKBP Jamal Alam. (HS-06).