HALO KENDAL – Beredar viral di media sosial dan di whatsapp group, video diamankannya seorang oknum wanita yang menawarkan atau menjual kalender diduga mengambil uang milik warga Sukorejo, Kabupaten Kendal.
Dalam tayangan video berdurasi 2 menit 25 detik itu, nampak wanita berkerudung hitam dengan busana motif bunga kepergok oleh pemilik rumah mengambil uang miliknya sebesar Rp 100 ribu.
“Ini saya sudah curiga sama jenengan, karena di sini beberapa kali terjadi pencurian ada uang dompet hilang. Makanya kalau saya lapor RT jenengan kena. Saya sengaja ini, lha jenengan kok pura-pura omongan padahal tidak ada orang. Saya tahu, saya di kamar, kenapa jenengan pura-pura mencari, terus bilang, oh ya gak apa-apa, gak apa-apa. Tapi ada uang saya seratus ribu diambil kan, iya kan,” kata pemilik rumah kepada pelaku dalam tayangan video.
Kemudian si pelaku duduk di lantai sambil memperlihatkan kalender yang ia bawa untuk ditawarkan sambil mengajak duduk di lantai dan mengeluarkan selembar uang pecahan Rp 100 ribu dari genggaman, yang diduga milik korban atau pemilik rumah, dan ingin ia kembalikan.
Meski pelaku berusaha mengembalikan, namun pemilik rumah langsung menolak sambil menjawab, “Oh ternyata ini to komplotannya. Itu sudah ada bukti uang saya sudah dibawa panjenengan. Bukan masalah nilai uangnya, tapi perbuatanmu. Saya sebenarnya tidak tega sama jenengan, kasihan seperti ini, tapi jenengan kok tega sama saya,” ungkap pemilik rumah.
Bahkan pelaku pun sempat berpura-pura mengeluh merasakan pinggangnya sakit, tapi sambil tersenyum berusaha mengalihkan pembicaraan dan mau mengembalikan uang yang diduga dia ambil tanpa seijin pemilik rumah.
“Tidak, itu sebagai bukti. Kalau satu ya jenengan ambil, coba kalau banyak juga jenengan ambil. Ini modusnya seperti kemarin punya saya. Kemarin uang Rp 700 ribu diambil dan dompetnya ditinggal,” tandasnya.
“Jenengan yang buat alasan itu kan jualan kalender dari pondok di Semarang. Kasihan nama baik pondoknya kalau jenengan seperti itu,” imbuh pemilik rumah.
Kemudian dalam tayangan lain di media sosial, wanita tersebut oleh warga diserahkan kepada pihak kepolisian dari Polsek Sukorejo.
Sementara itu, saat dikonfirmasi via pesan singkat, Kapolsek Sukorejo, AKP Agus Supriyadi mengatakan, untuk kasus sudah diselesaikan secara kekeluargaan langsung, dan saat ini baru ditemukan satu kasus. (HS-06)