in

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dua Rumah di Weleri Kendal Ludes Terbakar

Kebakaran dua unit rumah di Dukuh Carangsari, RT 01 RW 08, Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, ludes terbakar, Minggu petang (19/7/2026).

HALO KENDAL – Diduga korsleting listrik, dua unit rumah di Dukuh Carangsari, RT 01 RW 08, Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, ludes terbakar, Minggu petang (19/7/2026).

Api dari dugaan korsleting listrik itu memicu percikan api, kemudian dengan cepat membesar hingga membakar rumah milik Sarpan (80). Kobaran api selanjutnya menjalar ke rumah milik anaknya, Sri Ningsih (45), yang berdempetan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material kedua korban diperkirakan cukup besar.

Berdasarkan informasi dari Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal, laporan kejadian diterima pada pukul 18.48 WIB melalui grup WhatsApp. Kebakaran diketahui terjadi sekira pukul 17.57 WIB.

Warga bersama petugas berupaya keras mencegah api merambat ke rumah milik tetangga, Munir dan Rusman. Upaya tersebut berhasil dilakukan dengan merobohkan sebagian emperan rumah Munir sebagai jalur pemutus rambatan api.

Akibat kejadian tersebut, rumah milik Sarpan dan Sri Ningsih mengalami kerusakan berat atau hangus terbakar hingga 100 persen. Sementara rumah milik Munir mengalami kerusakan ringan sekitar 8 persen pada bagian emperan.

Selain menghanguskan dua rumah, kebakaran juga menyebabkan empat unit sepeda motor dan tiga unit sepeda onthel terbakar. Secara keseluruhan terdapat tiga kepala keluarga dengan delapan jiwa yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

PMI Kabupaten Kendal segera menerjunkan tujuh relawan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Relawan juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, menyuplai air untuk armada pemadam kebakaran, melakukan asesmen dampak kejadian, serta menyampaikan laporan kepada pimpinan PMI dan Posko PMI Jawa Tengah.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi berupa jalan yang sempit dan berkelok. Selain itu, banyaknya warga yang memadati lokasi juga menjadi hambatan bagi petugas saat melakukan penanganan.

Saat ini, para korban membutuhkan bantuan kebutuhan hidup dasar serta hunian sementara.

Pihak terkait mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik yang ada di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (HS-06)

Gelar Nobar di Kaliwungu, Upaya Pemkab Kendal Pererat Kebersamaan Masyarakat

Semarakkan Final FIFA World Cup 2026 Bupati Pemalang dan Jajarannya Bertanding Mini Soccer