in

Dari Unggul 60 Poin, Kini Hanya Tiga Angka

HALO SPORT – Jorge Martin kini hanya tertinggal tiga poin dari Francesco ’’Pecco’’ Bagnaia ketika MotoGP 2023 menyisakan enam Grand Prix (GP) lagi.

Pecco, pembalap tim pabrikan Ducati, semula memimpin lebih dari 60 poin pada paruh pertama musim ini.

Namun, saat Martin menemukan langkah dan kenyamanan, dia terus melesat di depan.

’’Cara Jorge menyerang di awal balapan menunjukkan betapa percaya dirinya dia,’’ tutur komentator John Hopkins seperti dilansir dari Crash.

Martin, rider tim Prima Pramac Racing Ducati, sangat yakin bisa menjadi juara dunia MotoGP 2023.

Tahun lalu, Bagnaia memenangkan gelar juara dunia setelah tertinggal jauh dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Kemenangan tiga pekan berturut-turut atas Pecco membuat Martinator, julukan Martin, kian percaya diri.

’’Akan tetapi, kita tidak bisa mengabaikan Bagnaia. Dia tetap tenang meski keunggulannya tergerus,’’ tegas Hopkins.

Pecco memang memilih untuk tidak panik.
Mantan anak didik Valentino Rossi ini bertekad bangkit pada balapan selanjutnya.

Pecco mengalami sial sejak GP Catalan ketika dirinya mengalami kecelakaan mengerikan.

Rivalitas Jorge dan Pecco akan semakin sengit menjelang MotoGP Indonesia.

Balapan di Tanah Air ini akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), 13-15 Oktober mendatang.

Kebangkitan Pecco bakal diuji dalam lomba sprint dan balapan utama.

Yang menarik, dua pembalap Ducati ini sama-sama berburu titel juara. (HS-06)

Jadi Pemain Paling Galak

Datang dengan Kekuatan Lebih Mematikan