HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto menyebut Kebumen International Ekspo, merupakan salah satu cara pihaknya, untuk mendongkrak perekonomian masyarakat di wilayah itu.
“Adanya Kebumen International Expo ini, juga salah satu upaya kami, untuk mendongkrak ekonomi masyarakat,” kata Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, ketika menerima tamu Sekretaris Pertama Kedutaan Besar (Kedubes) Australia untuk Indonesia, Angela Naumann dan Kepala Kelompok Kerja Kebijakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Kantor Kepresidenan, Elan Satriawan.
Keduanya diterima Bupati di ruang kerjanya di Pendopo Kabumian, Jumat (17/6). Kedatangan mereka ke Kebumen, untuk melihat langsung upaya pemerintah daerah dalam menangani kemiskinan ekstrem di wilayah ini.
“Saya yakin kemiskinan itu bukan ciri khas dari masyarakat Kebumen. Masyarakat kita adalah masyarakat yang punya daya saing, dan kemampuan tinggi dalam bekerja,” kata Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Menurut Arif Sugiyanto, dalam upaya penanganan kemiskinan ekstrem, Kebumen merupakan rangking pertama untuk tingkat Jawa Tengah, dan rangking dua untuk tingkat nasional.
“Mereka datang dengan maksud untuk koordinasi tentang upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Kebumen,” ujar Bupati.
Arif juga mengatakan upaya Pemkab Kabumen dalam upaya mengentaskan warga miskin, akan menjadi percontohan bagi daerah lain. Pihaknya juga fokus dalam menangani persoalan ini.
Sementara itu Elan menyatakan, pihaknya selaku Kepala TNP2K memang diminta Presiden, untuk terus berkoordinasi dan bersama-sama melakukan upaya penanganan kemiskinan ekstrem. Termasuk memastikan program Pemerintah Pusat bisa sampai ke daerah.
“Kami ingin memperbaiki komunikasi dan koordinasi agar bagaimana program pemerintah pusat dalam penanganan kemiskinan bisa terjadi kesesuaian dengan pemerintah daerah, karena persoalan ini butuh kerja bersama,” katanya.
Ia menginginkan seluruh warga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem harus mendapatkan program pemerintah pusat, dan daerah sebagai ujung tombaknya bisa menangkap dan meneruskan kembali hingga benar-benar sampai ke masyarakat.
“Karena pemerintah daerah justru yang lebih dekat dengan masyarakat, jadi peran dan fungsinya sangat penting,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Angela menyatakan, Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia siap membantu Pemerintah Indonesia, untuk menangani kemiskinan ekstrem. Sebab Indonesia dan Australia sebagai negara tetangga, yang sudah memiliki hubungan baik.
“Kalau kami sifatnya siap membantu pemerintah Indonesia untuk ikut dalam program pengentasan kemiskinan. Kita dari Australia juga memiliki banyak program untuk pembangunan masyarakat Indonesia, hubungan kita ini baik-baik,” singkatnya. (HS-08)