in

Cegah Korban Jiwa, BPBD Wonogiri dan Perhutani Identifikasi Pohon Rawan Tumbang di Jalur Eromoko

BPBD Wonogiri bersama Perhutani dan sejumlah pihak, memeriksa sejumlah pohon yang dinilai membahayakan keselamatan publik, di kawasan Hutan Lindung RPH Eromoko, baru-baru ini. (Foto : wonogirikab.go.id)

 

HALO WONOGIRI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri bersama Perhutani dan sejumlah pihak, memeriksa sejumlah pohon yang dinilai membahayakan keselamatan publik, di kawasan Hutan Lindung RPH Eromoko, baru-baru ini.

Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk mitigasi bencana, menyusul adanya laporan pohon-pohon besar di pinggir jalan yang kondisinya sudah miring, keropos, hingga mati.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menyampaikan bahwa peninjauan ini difokuskan di Petak 63-3 Desa Tempurharjo, Kecamatan Eromoko. Lokasi ini merupakan kawasan hutan lindung dengan tingkat aktivitas masyarakat yang cukup tinggi di jalan sekitarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi, terdapat sembilan pohon yang terdiri atas enam pohon jati dan tiga pohon sono, dengan diameter lingkar mencapai 170 sentimeter.

“Kondisinya sangat riskan bagi pengguna jalan karena sudah condong dan sebagian mulai mati,” kata dia, seperti dirilis wonogirikab.go.id.

Mengingat status lahan merupakan hutan lindung yang secara regulasi dilarang ditebang, tim gabungan yang melibatkan Perum Perhutani, Dinas Kehutanan, TNI, Polri, serta pemerintah kecamatan dan desa, menetapkan status darurat demi keselamatan umum.

Rekomendasi hasil peninjauan meliputi Penebangan Terbatas, Dimana eksekusi hanya dapat dilakukan terhadap 9 pohon yang teridentifikasi berisiko tinggi.

Sebagai pengganti, akan dilakukan rehabilitasi lahan dalam bentuk penanaman kembali minimal 18 hingga 40 bibit pohon baru di lokasi yang sama untuk menjaga kelestarian ekosistem.

Kegiatan ini didasari oleh koordinasi intensif melalui surat permohonan dari Asper KPH Baturetno dan Administratur KKPH Surakarta.

Sinergi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat potensi bencana di wilayah Wonogiri.

BPBD Wonogiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi area hutan, terutama saat cuaca ekstrem, dan segera melaporkan jika menemui potensi ancaman serupa melalui kanal pengaduan resmi BPBD. (HS-08)

Wabup Karanganyar Ajak Masyarakat Aktif Gempur Rokok Ilegal

Sinergi TP PKK dan Pemkab, 20 Warga Sragen Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni