HALO SEMARANG – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengajak Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), untuk terus bekerja sama, mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang.
Ajakan itu disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, dalam perayaan HUT Ke-48 Iwapi tingkat Kabupaten Semarang, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, di Ungaran, Kamis (16/2/2023).
Acara yang juga diisi dengan bazar pelaku UMKM itu, juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Semarang, Peni Ngesti Nugraha.
“Saya mengajak Iwapi untuk terus bekerja sama, mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Semarang,” kata Bupati Semarang, seperti dirilis semarangkab.go.id.
Menurutnya, kiprah anggota Iwapi Kabupaten Semarang terbukti mampu meningkatkan mutu UMKM.
Saat pandemi Covid-19 pun, Iwapi berkiprah membantu upaya penanganannya, Karenanya, peran penting itu harus terus ditingkatkan.
Bupati juga berharap dukungan untuk mewujudkan sentra batik Kabupaten Semarang, yang akan dibangun pada 2024 mendatang.
Sementara itu Ketua DPD Iwapi Jateng, Ning Wahyu juga menghargai kinerja Iwapi Kabupaten Semarang.
“Program pembinaan UMKM yang dilaksanakan patut menjadi teladan di Jawa Tengah. Program pengembangannya mengalahkan DPC lainnya. Kami mengandalkan DPC Iwapi Kabupaten Semarang,” kata dia.
Mengutip sambutan tertulis Ketua DPP Iwapi, Ning mengingatkan misi utama Iwapi adalah menjadikan perempuan, sebagai pengusaha yang mandiri.
Program kerja difokuskan pada pemberdayaan sumber daya manusia, memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan akses pembiayaan.
Ketua DPC Iwapi Kabupaten Semarang, Tipuk Hariasih, menjelaskan sebagian besar anggota Iwapi adalah pelaku UMKM.
Maka dari itu upaya mengembangkannya tetap menjadi prioritas.
Salah satu unggulan UMKM di Kabupaten Semarang, adalah usaha kerajinan enceng gondok dan batik lokal.
“Pada acara kali ini, Kami juga menyelenggarakan lomba desain batik untuk pelajar SMK dan peragaan busana batik,” kata dia.(HS-08)