in

Bupati Kendal Tinjau Rumah Warga yang Terbakar di Desa Poncorejo

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari meninjau lokasi musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, Kendal, Sabtu (11/10/2025).

HALO KENDAL – Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Kendal terhadap musibah kebakaran yang menimpa rumah warga Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (11/10/2025).

Bupati didampingi dinas terkait, jajaran Forkopimcam Gemuh dan Pemerintah Desa Poncorejo, meninjau langsung sejumlah rumah yang rusak parah akibat musibah kebakaran pada Jumat kemarin (10/10/2025).

“Hari ini, kami bersama Forkopimcam Gemuh, Pemdes Poncorejo, serta OPD terkait mengunjungi korban kebakaran yang ada di Desa Poncorejo. Ada dua rumah yang rusak parah akibat kebakaran kemarin diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan, untuk meringankan beban para korban, Pemerintah Kabupaten Kendal menyerahkan bantuan berupa kebutuhan dasar sehari-hari.

“Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal antara lain ada kasur lipat, tikar, selimut, kemudian ada beras, air mineral, makanan cepat saji, serta sejumlah pakaian, dan obat-obatan,” ungkapnya.

Terkait rencana pembangunan kembali rumah korban, Bupati menjelaskan hal itu yang akan dilakukan melalui mekanisme penggalangan dana dan asesmen.

“Untuk rencana pembangunan rumah kepada korban itu menunggu open donasi dulu dari desa, kemudian jumlah yang dikumpulkan itu berapa. Lalu dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) melakukan asesmen dahulu apakah korbannya itu mustahik atau tidak, karena dana dari Baznas itu untuk mustahik atau fakir miskin,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Bupati turut menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Harapan kita masyarakat lebih memperhatikan instalasi rumah masing-masing. Jika ada saklar yang terbakar itu segera diganti, jangan sampai menunggu korsleting,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pemilik rumah yang terbakar, Sumilah mengungkapkan, pada saat kejadian kebakaran tersebut, dirinya sedang beraktivitas menjahit. Kemudian tak berapa lama mendengar ledakan di area rumahnya.

“Saya lagi jahit saat itu, tiba-tiba ada suara ledakan lalu melihat ke ruangan depan dan belakang. Namun, tiba-tiba sudah ada api di atas, di kabel di rumah belakang. Terus saya keluar dan meminta tolong kepada warga,” ungkapnya.

Sumilah menambahkan, api membesar dengan sangat cepat melahap mayoritas rumahnya yang berbahan kayu.

“Api langsung besar sekali, rumah di sini itu banyak yang berbahan kayu. Jadi waktu kejadian saya berada di rumah sendirian, karena suami sedang keluar, kemudian saya minta bantuan warga,” jelasnya.(HS)

STQH ke-28 di Kendari Jadi Ajang Jawa Tengah dalam Peningkatan SDM Qur’ani

Isi Kegiatan Kokurikuler, Diskominfo Cilacap Ajak Siswa MTs Negeri 4 Cilacap Bijak Bermedia Sosial