in

Bupati Kendal Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Boja

Bupati Kendal saat meninjau lokasi longsor dan menyalurkan bantuan di Desa Desa Banjarejo Kecamatan Boja, Selasa (11/1/2022)

HALO KENDAL – Bupati Kendal bersama Baznas dan Dinas PUPR Kabupaten Kendal, meninjau lokasi Longsor yang terjadi di Perumahan Siberi Desa Banjarejo Kecamatan Boja akibat hujan deras yang terjadi Kamis (6/1/2022) lalu.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto beserta rombongan melihat langsung kondisi rumah yang mengalami longsor termasuk melihat kondisi rumah yang terkena longsoran bangunan rumah, Selasa (11/1/2022).

Seperti diberitakan halosemarang.id sebelumnya, empat rumah di desa tersebut mengalami rusak berat dan lainnya rusak sedang, akibat terjadinya longsor di daerah tersebut. Rumah yang rusak berat yaitu rumah milik Sri Indarti (57), Bintaro Laksono (40), Suko Siswanto (70), dan Zulka Mei Tria (44).

Dico mengatakan, dalam waktu dekat telah meminta Dinas PUPR membantu dalam permasalahan teknis yang nantinya akan mendampingi pihak Desa dalam menyelesaikan permasalahan.

“Bencana longsor yang terjadi, akibat adanya curah hujan yang tinggi di daerah ini. Ahamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kita akan bantu evaluasi untuk itu saya meminta Dinas PUPR membantu pihak desa dalam hal teknis dan melakukan musyawarah bersama agar ke depan tidak terjadi lagi,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati bersama dengan Baznas memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 60 juta yang diberikan kepada kepala desa, diharapkan adanya bantuan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Sementara itu Ketua Baznas Kendal Syamsul Huda menyampaikan, secara teknis bantuan akan diserahkan kepada pihak PUPR. Menurutnya, Baznas juga akan membantu dalam pembuatan talud dan renovasi rumah korban.

“Prioritas pertama akan dibangun talud terlebih dahulu. Setelah itu baru rumah para korban. Untuk renovasi rumah tentu akan dibantu oleh pihak Baznas. Karena prinsip kita adalah peduli dengan adanya musibah ini,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Banjarejo, Tony Dwi Susanto menjelaskan, musibah Longsor yang terjadi Kamis (6/1/2022) lalu, tercatat ada sembilan rumah yang mengalami kerusakan.

“Empat rumah warga rusak berat dan empat lainnya rusak sedang, serta satu rumah rusak ringan,” terangnya.

Tony mengungkapkan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya. Dirinya berharap agar warga lain bisa bergotong-royong membantu perbaikan rumah yang rusak. (HS-06).

RPH di Jateng Diwajibkan Punya Nomor Kontrol Veteriner

Anak Yang Mengidolakan Ganjar Meninggal Karena Kanker, Ibu Menggantikan Bertemu Gubernur Jawa Tengah