in

Bupati Kendal Kecewa, Banyak Sarana Prasana Olahraga Tak Terawat

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

HALO KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto berharap pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi cabang olahraga untuk dicari solusinya, sehingga target sepuluh besar di Porprov Jateng 2023 di Pati Raya bisa tercapai.

Hal tersebut disampaikan saat sambutan, dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Kendal masa bakti 2022-2026, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Sabtu (11/6/2022).

Menurut Bupati, untuk bisa meraih prestasi yang tinggi, maka fasilitas olahraga harus memadai, dan penghargaan kepada atlet berprestasi harus diperhatikan.

“Pak Subur yang sudah memimpin KONI Kendal, tentu sudah tahu permasalahan yang ada, maka segera dipetakan permasalahannya supaya bisa dicarikan solusinya,” ujar Dico.

Bupati juga mengatakan, pihaknya siap dalam hal anggaran, untuk mencukupi semua fasilitas olahraga. Salah satu yang disoroti adalah pembenahan Stadion Utama Kendal. Pihaknya juga menyentil dinas terkait, yang abai pada perawatan sarana dan prasarana (sarpras) yang sudah ada.

“Sebagai mantan atlet, saya prihatin saat melihat kondisi Stadion Utama Kendal. Di mana untuk lapangan sepak bola tidak ada penerangan. Sehingga jika sudah sore, para atlet yang berolahraga di stadion tersebut, langsung pulang karena suasananya sudah gelap,” ungkap Dico.

“Jadi bagaimana atletnya mau berlatih. Jika sudah sore, mereka pasti pulang semua. Mau meneruskan olahraga suasana sudah gelap tak ada lampu penerangan. Padahal, olahraga di stadion itu tidak hanya sepak bola saja, melainkan banyak cabang olahraga lain,” imbuh Bupati.

Selain itu, Dico juga mengaku prihatin dan kecewa melihat ruangan-ruangan yang kondisinya jorok dan penuh sarang laba-laba. Bahkan ia mengumpamakan seperti pada film-film horor.

“Kondisi ruangan-ruangan juga memprihatinkan. Saya sampai melihat seperti di film-film horor. Di mana ruangannya pengab, kotor, dan banyak sarang laba-laba,” imbuh Dico.

Dirinya berjanji, akan segera memperbaiki sarpras Stadion Utama Kendal, bahkan akan membangun sarana olahraga tingkat internasional.

“Fasilitas olahraga yang selama ini rusak akan segera diperbaiki dan yang belum ada akan dilengkapi. Tujuannya, supaya semua atlet punya kesempatan yang sama untuk bisa meningkatkan prestasinya di Kabupaten Kendal,” tandas Dico.

Sehingga, lanjut Bupati, para atlet bisa berlatih lebih maksimal. Bukan itu saja, kesejahteraan atlet dan pelatih juga harus diperhatikan, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih.

“Perhatian kepada atlet dibandingkan dengan luar negeri jauh berbeda. Kalau di luar negeri para atlet diperhatikan, tapi kalau di Indonesia, penghargaan kepada atlet pun masih kurang. Ini yang sedang kita diskusikan,” imbuh Dico.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, untuk perbaikan fasilitas latihan olahraga dimulai tahun 2022 ini.

“Insya-Allah sesuai arahan Bapak Bupati, di tahun 2022 ini sudah mulai kita kerjakan, perbaikan fasilitas olahraga, khususnya di komplek stadion utama Kendal,” ujarnya, saat ditemui di acara Kejuaraan Catur Open Nasional Percasi Kendal Cup ke-3, Minggu (12/6/2022).

“Nanti akan kita rehab stadion, kita pasang lampu penerangan, kemudian penyiraman rumput lapangan termasuk irigasinya. Selain itu, kita perbaiki sintetic tracknya untuk lintasan lari,” imbuh Ircham.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Disporapar Kendal membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar di tahun 2022 ini.

“Sedangkan untuk perbaikan GOR Bahurekso sudah kita persiapkan penyusunan master plannya dan dimulai di tahun 2023. Harapannya GOR nanti berada di komplek stadion utama,” ungkap Ircham.(HS)

Kejuaraan Catur Open Nasional Percasi Kendal Cup ke-3 Digelar, 70 Persen Peserta dari Luar Kendal

Belasan Tiang Listrik Menuju Pantai Mangunharjo Berdiri Di Tengah Jalan, Ini Langkah DPRD Kota Semarang