HALO JEPARA – Setelah lima hari singgah di Kota Ukir, obor Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2022, diserahkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi, kepada Ketua Special Olympics Indonesia (SO Ina) Provinsi Jawa Tengah Kristijani Kirana, untuk dilanjutkan dikirab menuju Kabupaten Kudus.
Acara serah terima di Pendopo RA Kartini, Selasa (18/1/2022), juga dimeriahkan penampilan bakat dari anak-anak berkebutuhan khusus, binaan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jepara.
Sejumlah anak tampil pada acara itu. Salah satunya Muhammad Noor Adib, penyandang tunanetra yang kerap menjadi juara di tingkat provinsi. Pemuda 25 tahun ini, tampil mengekspresikan talentanya dengan bernyanyi, dan disambut gemuruh tepuk tangan undangan.
Semarak apresiasi juga tak kalah menggema saat pementasan seni karawitan, tari Jaranan, pantomim, maupun peragaan busana hasil kerajinan siswa SLB Jepara. Tak pelak, semua tamu undangan dibuat mereka kagum.
Menurut Bupati Dian Kristiandi, estafet obor ini merupakan simbol spirit perjuangan dan kebersamaan.
Khususnya untuk menghilangkan diskriminasi terhadap insan bertalenta khusus. Meski obor Pesonas 2022 meninggalkan Jepara, semangat serta inspirasi yang ditinggalkan akan tetap abadi.
“Saya cukup yakin api abadi ini memberikan semangat yang luar biasa. Mengispirasi kepada seluruh elemen yang ada di Jepara untuk lebih peduli terhadap anak-anak kita yang bertalenta khusus,” ujarnya.
Menurut dia, peran orang tua yang memiliki anak bertalenta khusus juga tak kalah penting. Karena itu Dian mengajak agar terus memberikan semangat dan perhatian yang cukup, pada anak betalenta khusus, termasuk menggali bakat serta melatih mereka.
”Jangan pernah mengeluh. Kehadiran anak bapak ibu, tentu pasti akan memberikan manfaat. Jangan pernah sekali-kali menyia-nyiakan keberadaan mereka,” kata bupati.
Dian pun memberikan perhatian lebih, terkait keberlangsungan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Di antaranya adalah mewujudkan sekolah-sekolah inklusif agar jangkauannya merata. Ia pun mengusulkan di tahun 2023 ada penambahan armada penjemputan sekolah bagi mereka.
Dalam kegiatan tersebut, turut diberikan bantuan sosial dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jepara. Bupati bersama Forkopimda serta perwakilan Baznas Jepara, menyerahkannya kepada sepuluh anak berkebutuhan khusus. Kemudian dilanjutkan penandatanganan pada sebuah bola sepak, sebagai bentuk dukungan untuk penyelenggaraan Pesonas 2022.
Hadir pula pada kesempatan itu, di antaranya para pimpinan perangkat daerah di jajaran Pemkab Jepara, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Jepara, dan Kepala Cabang Bank Jateng Jepara.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jepara, Agus Tri Harjono, mengatakan obor Pesonas telah singgah di Kota Ukir, sejak 14 Januari. Selama itu juga, dilaksanakan berbagai kegiatan untuk anak-anak bertalenta khusus, meliputi ekspresi seni budaya, olahraga, dan sarasehan bertajuk sinergitas berbagai elemen.
Menurut dia, tujuan rangkaian kegiatan ini yakni menyosialisasikan penyelenggaraan Pesonas 2022. Di samping itu, mengkampanyekan masyarakat yang inklusi agar tak ada lagi diskriminasi terhadap penyandang disabilitas intelektual.
“Membuka ruang dan peran bagi masyarakat untuk terlibat dalam kampanye dunia yang inklusif,” kata Agus.
Sebelum obor Pesonas 2022 meninggalkan Pendopo Kartini, Bupati Jepara dan Ketua SO Ina Jateng, menyulutkan obor yang menyala itu ke tungku. Kemudian dibawa Pengda SO Ina Jateng menuju Kudus. (HS-08)