in

Buka Sosialisasi ST 2023, Pj Bupati Batang Sebut Data Fondasi Awal Penentu Kebijakan

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, saat membuka Sosialisasi Sensus Pertanian (ST 2023) Kabupaten Batang, di aula kantor Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (31/5/2023). (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengajak seluruh petugas sensus pertanian tahun 2023, untuk betul-betul mendata dengan baik dan penuh integritas. Hal itu karena data merupakan fondasi awal penentu kebijakan.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, saat membuka Sosialisasi Sensus Pertanian (ST 2023) Kabupaten Batang, di aula kantor Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (31/5/2023).

Sosialisasi digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Batang, sebagai bagian dari persiapan Sensus Pertanian 2023 di wilayah itu.

“Saya ingatkan kepada semua penyuluh untuk profesional, amanah, tanggung jawab dan penuh integritas dalam melaksanakan tugas. Jangan hanya sebatas seremonial,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Lani juga mengajak kepada para camat dan seluruh stakeholder, untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur, serta terus berupaya meningkatkan produksi.

Ia berharap, kepada seluruh sensus pertanian agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Sebelumnya, dalam apel siaga yang digelar BPS Batang,  Lani Dwi Rejeki mengatakan apel siaga ST2023 ini bertujuan untuk memastikan koordinasi yang baik antara BPS, stakeholder, eksternal, dan masyarakat.

“Melalui apel saya berharap petugas sensus dapat mengumpulkan data yang akurat dan terkini untuk mencatat perkembangan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Batang,” tegasnya.

Adapaun penyelenggaraan sensus pertanian oleh BPS ini dilakukan setiap 10 tahun sekali, pada tahun yang berakhiran tiga, sesuai Undang-undang No 16 tahun 1997 tentang statistik.

“Sensus pertanian 2023 merupakan sensus pertanian ke-7 yang dilaksanakan oleh BPS, untuk ST2023 mencakup 7 sektor yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian. Selain itu sensus pertanian juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas data statistik pertanian sebagai kerangka sampel survey pertanian dan acuan statistik pertanian,” terangnya.

Sensus pertanian juga menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan strategis di sektor pertanian. Kebijakan statistik tersebut diantaranya distribusi pupuk subsudi yang efektif dan efisien serta penyediaan basis data UMKM sektor pertanian.

Ia berharap, untuk semua dapat mendukung program Sensus Pertanian 2023. Kepada seluruh sensus pertanian agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala BPS Batang Eddy Prawoto menjelaskan, bahwa Sensus Pertanian 2023, merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Sensus ini telah diawali dengan persiapan, untuk kemudian dilakukan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian, dan analisis data.

Kegiatan ST2023 telah dimulai sejak tahun 2021 dan direncanakan seluruh kegiatan berakhir pada tahun 2024.

“Pada tahun 2023 ini, kegiatan yang dilaksanakan yaitu antara lain, publisitas, penetapan kerangka geospasial dan muatan wilkerstat, rekrutmen dan pelatihan petugas, pencacahan lengkap, pengolahan, monitoring kualitas, post enumeration survey dan beberapa kegiatan lainnya,” terangnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan Pj Bupati Batang untuk membuka kegiatan teesebut, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan undangan yang hadir.

Eddy Prawoto juga menyampaikan, terdapat  690 petugas sensus pertanian di Kabupaten Batang. (HS-08)

Kapolri Minta Anggotanya di Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Perkenalkan Kesenian Indonesia

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (1/6/2023)