HALO KENDAL – Latar belakang dipilihnya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), karena masih adanya akses jalan desa yang belum baik terutama jalur pertanian di suatu wilayah, yang membutuhkan akses jalur bagi desa termasuk peningkatan sarana transportasi.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Ely Purwadi, saat pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2025, antara Kodim Kendal dengan Pemerintah Kabupaten Kendal, di Desa Sumberagung Kecamatan Weleri, Kendal, Rabu (19/2/2025).
“Masih adanya kawasan di Desa Sumberagung Weleri ini yang tentunya memerlukan akses jalan. Dan ini yang menjadi dasar kita untuk memilih lokasi pelaksanaan TMMD tahap satu,” ujarnya.
Dandim menjelaskan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I menargetkan dua sasaran. Yaitu fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik menargetkan pengecoran jalan sepanjang 500 meter, lebar 3,5 Meter, dan tebal 12 sentimeter.
“Terdapat tujuh sasaran non fisik yaitu penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, penyuluhan stunting, penyuluhan pengelolaan sampah, penyuluhan pariwisata dan penyuluhan terkait penanggulangan bencana,” bebernya.
Dandim berharap dengan adanya TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 dapat memberikan dampak positif terutama dibidang ekonomi.
“Dengan adanya pembangunan jalan nanti, tentunya diharapkan dapat meningkatkan pergerakan ekonomi di Desa Sumberagung dan sekitarnya menjadi lebih lancar,” ungkap Letkol Inf Ely Purwadi.
Sementara Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari sebagai perwakilan Pemkab Kendal mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah ikut andil dalam suksesnya pembangunan di Kabupaten Kendal melalui program TMMD, termasuk kepada pihak polisi, serta semua pihak atas sinergitas dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur yang merata di Kendal.
“TMMD Sengkuyung merupakan contoh konkrit gotong royong yang melibatkan pemerintah, TNI dan warga masyarakat dengan tujuan untuk membangun sarana prasarana yang berguna bagi lingkungan dan masyarakat. Betapa pentingnya semangat gotong-royong dan kolaborasi membangun bangsa,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada pemerintah desa setempat, untuk berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I, serta menjaga komitmen bersama agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar.
“TMMD Sengkuyung Tahap I dibiayai dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 168 juta, kemudian APBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 200 juta dan Swadaya dari masyarakat sebesar Rp 20 juta,” beber Pj Sekda Kendal.(HS)