in

BPBD Jateng Catat 34 Kecamatan Terdampak Erupsi Merapi

BPBD Jateng catat 34 kecamatan di kabupaten/kota terdampak erupsi dari Gunung Merapi.

HALO SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mencatat ada 34 kecamatan di enam kabupaten/kota di Jawa Tengah terdampak erupsi dari Gunung Merapi yang terjadi pada Sabtu (11/3/2023) lalu.

Sekretaris BPBD Jateng, Safrudin mengatakan, keenam kabupaten/jota yang terdampak yakni, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Boyolali, serta Kabupaten Banjarnegara.

“Hingga hari ini, status Gunung Merapi belum turun dari level tiga (siaga). Masih terjadi 54 guguran lava awan panas yang mengarah ke barat,” ujarnya.

Menurutnya, dampak yang kebanyakan terjadi akibat erupsi Gunung Merapi di sejumlah wilayah adalah hujan abu. “Ini terjadi karena partikel yang ada di abu vulkanik terbawa angin ke arah barat,” katanya.

Lebih lanjut, Safrudin menyebut belum ada peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Meski demikian, pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada karena tidak menutup kemungkinan akan terjadi erupsi besar dalam kurun waktu dua pekan.

Sebelumnya, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy meminta warga khususnya di wilayah Magelang, Klaten dan Boyolali untuk mewaspadai dampak dari bencana alam itu. Dirinya meminta segala aktivitas masyarakat di sekitar Gunung Merapi terutama di radius tujuh kilometer untuk dihentikan.

“Baik aktivitas pendakian gunung, wisata maupun penambangan pasir. Kami minta untuk segera dihentikan dan warga agar segera bergeser ke lokasi yang lebih aman,” tuturnya.

Lebih lanjut, Polda Jateng telah berkoordinasi dengan BPBD dan menyiapkan personil untuk digerakkan bila dibutuhkan. Polda Jateng juga mengeluarkan sejumlah himbauan agar masyarakat aman dan tidak terdampak serius dari letusan gunung tertinggi di Jawa Tengah itu

“Pertama, siapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengatasi debu vulkanik. Kedua, mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak pemerintah. Ketiga, siapkan logistik perorangan, antara lain makanan siap saji, lampu senter dan baterai cadangan, uang tunai yang cukup serta obat-obatan,” tutupnya. (HS-06)

Luncurkan Kudus Asik, Djarum Foundation Dukung Pemkab Kudus Realisasikan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Promo Spesial “Bukavaganza” di Hotel Dafam Cilacap Siapkan Hingga 80 Jenis Menu Istimewa