HALO DEMAK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), memberikan bantuan dalam penanganan darurat bencana banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.
Bantuan diberikan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Banjir, bertempat di Posko Terpadu Penanggulangan Darurat Bencana Banjir Pendopo Satya Bhakti Praja Kabupaten Demak. baru-baru ini.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto dan Anggota Komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid.
Bantuan selanjutnya diterima oleh Bupati Demak Eisti’anah, Komandan Posko Terpadu Penanganan Darurat Banjir Letkol Kavaleri Maryoto, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, Danrem 073/Makutarama Kolonel Infantri Purnomosidi.
Adapun bantuan yang di terima meliputi dana siap pakai sebesar Rp 500 juta oleh Kepala BNPB kepada Kasdam IV/Diponegoro.
Kemudian bantuan dana siap pakai sebentar Rp. 250 juta oleh Kepala BNPB kepada Danrem 073/Makutarama.
Bantuan logistik dan peralatan penanganan darurat bencana banjir untuk Pemerintah Kabupaten Demak oleh Anggota Komisi VIII DPR RI kepada Bupati Demak. Serta bantuan peralatan penanganan darurat bencana banjir untuk Pemerintah Kabupaten Demak berupa 1 unit pompa mobil Turbosan.
Komandan Posko Terpadu Penanganan Darurat Banjir Letkol Kavaleri Maryoto, dalam laporannya menyampaikan kondisi saat ini di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah.
“Dampaknya ini ada di 2 kecamatan yaitu di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah di 19 Desa. Sehingga sebanyak 15.410 jiwa mengungsi, ada 2 korban jiwa. Juga berdampak pada sawah yang luasnya 3.427 hektare tergenang 1.970 puso. Dan 74 sarana pendidikan”, kata Letkol Kavaleri Maryoto
Sedangkan jumlah tempat pengungsian ada 124 lokasi. Seperti di Kecamatan Karanganyar 87 lokasi, Kecamatan Gajah 25 lokasi, Kecamatan Demak 11 lokasi dan Kecamatan Mijen 1 lokasi.
Kemudian ada dapur umum di 25 lokasi, terdiri atas di Kecamatan Karanganyar 15 di lokasi, Kecamatan Gajah 5 lokasi, Kecamatan Demak 2 lokasi, dan di Kecamatan Kudus 3 lokasi.
“Kondisi terakhir ini air sudah surut di wilayah Kecamatan Karanganyar Demak, sehingga sebagian korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing, namun suplai logistik masih tetap di dukung oleh Pemda melalu dapur umum. Sementara untuk pelaksanaan pembersihan ini di bantu oleh anggota TNI, Polri, Relawan dan masyarakat setempat,” kata dia.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto menyampaikan bahwa untuk mengurangi intensitas hujan maka telah dilakukan dengan metode Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Demak.
“Operasi TMC ini sangat bagus ya sehingga akan diteruskan hingga proses pengeringan daerah tergenang selesai teratasi,” kata Letjend TNI Suharyanto.
“Dukungan operasional Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp. 500 juta kepada Kasdam IV/Diponegoro. Kemudian bantuan dana siap pakai sebentar Rp. 250 juta kepada Danrem 073/Makutarama. Serta bantuan logistik lainya seperti selimut 7.500 lembar, matras 7.500 lembar, kasur lipat 1.000 ubit, paket sembako 100 paket, pompa alkon 10 unit dan pompa mobil (Tubosan) 1 unit”, tutupnya. (HS-08).