HALO SEMARANG – Universitas Bina Nusantara (Binus) Kota Semarang menjadi tuan rumah event internasional ASEDAS International Exhibition and Conference 2023. Ratusan peserta dari puluhan negara berpartisipasi menampilkan karya design digital dalam event ini.
Founder sekaligus Presiden ASEDAS International, Prof Tarmizi menyambut baik penyelenggaraan event pameran poster ini di Binus University Semarang. Tema Tomorrow yang diangkat dalam event offline perdana sejak pandemi ini menurutnya sangat sesuai dengan perkembangan teknologi.
“Ini terkait dengan salah satu tujuan ASEDAS di mana kami juga mengembangkan teknologi AI (Artificial Intelligence) dan metaverse,” ujarnya, Jumat (1/9/2023).
Pihaknya ingin membawa teknologi Artificial Inteligen (AI) ini dalam koridor humanis, di mana teknologi ini memang harus dikuasai namun jangan sampai teknologi ini justru yang menguasai manusia. “Kami memang memperjuangkan dan mengenalkan bagaimana Artificial Inteligen dalam kebutuhan manusia. Jadi inilah platform yang di sediakan untuk akademisi dan industri untuk menceritakan bagaimana keadaan kita dimasa depan,” jelasnya.
Di sisi lain, Campus Director Binus University Semarang Dr Ir Boto menegaskan, jika sekurangnya ada 250 peserta yang akan berpartisipasi dalam eksebisi internasional ini. Mereka berasal dari 33 negara di dunia di mana poster yang dipajang merupakan karya dari anggota ASEDAS, mahasiswa dan masyarakat umum.
“Menjadi kebanggaan bagi Binus University Semarang karena dipercaya sebagai penyelenggara perdana eksibisi dan konferensi perdana secara offline,” jelasnya.
Pihaknya pun ingin menjadi bagian dari komunitas desain global seiring dengan program unggulan metaverse yang diusung pihaknya. Pameran ini dapat dilihat secara langsung dan terbuka untuk umum di Binus Edupark POJ City juga dapat disaksikan secara online.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung mengatakan jika event semacam ini harus semakin banyak dihelat di Kota Semarang.
Pasalnya kegiatan ini terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian warga Kota Semarang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Kedatangan tamu-tamu internasional akan menggerakkan roda perekonomian warga karena mereka menginap dan berbelanja di kota ini,” imbuhnya.(HS)