HALO KENDAL – Seorang penghobi sepeda asal Singapura, Mr Sani menjajal trek sepeda yang ada di Banaran – Kenjuran Kabupaten Kendal, yang sudah di kenal hingga mancanegara, Sabtu (14/6/2025).
Saat menjajal dua trek yang sering digunakan untuk event sepeda tersebut, Mr Sani ditemani atlet Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Kendal, Fatur Rohman.
“Saya datang dari Singapura ke Kendal untuk mencoba trek sepeda yang sudah dikenal luas. Menurut saya trek ini seru, kecuramannya juga cukup, banyak batu. Kalau penghobi sekelas seperti saya, tidak semua orang mampu melewati,” ungkapnya.
Mr Sani juga mengagumi keindahan pemandangan alam Kendal, seraya berharap, bisa kembali mengunjungi Kendal. “Kawasan di sini bagus dan indah. Saya ingin tahun depan ke sini lagi,” ujarnya.
Sementara Fatur Rohman, atlet ISSI Kendal yang mendampingi menjelaskan, trek yang dijalal yaitu trek Banaran finish Kalipakis lanjut Jatilongok.
“Ya tadi beliau menjajal trek Banaran, finishnya di Kalipakis, kemudian lanjut ke Jatilongok. Beliau mengapresiasi dan juga berjanji, tahun depan mau main lagi ke Kendal untuk menjajal trek lain,” ujarnya.
Ketua Umum ISSI Kabupaten Kendal, Munawir mengatakan, banyak pesepeda dari luar negeri yang datang dan menjajal trek sepeda di Kendal. Terutama di Banaran, Kenjuran dan Gebangan.
“Ya beberapa waktu lalu ada Mister Ahmed Gomaa dari Amerika Serikat, yang mencoba trek Kenjuran, Banaran, dan Gebangan,” ujar Ketua Ketua Komisi A DPRD Kendal tersebut.
Bahkan, pihaknya sudah beberapa kali menggelar event sepeda berskala internasional atau Union Cycliste Internationale (UCI) 2. Kemudian di tahun ini ada rencana untuk menggelar UCI 1.
“Beberapa event sepeda internasional sudah kita laksanakan melalui UCI two, nah di tahun ini Insya-Allah kita menggelar ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu event UCI one,” imbuh Munawir.
Dirinya berharap, melalui gelaran event UCI 1 dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Kendal dan menggerakkan ekonomi UMKM masyarakat sekitar.
Munawir juga menegaskan, event UCI 2 yang sudah digelar yaitu downhill dua kali dan enduro sekali di Kendal, selalu bekerja sama dengan pemerintah daerah. Untuk itu dirinya berharap kerja sama bisa berlanjut untuk pelaksanaan event UCI 1 di tahun ini.
“Ya meski ditengah gempuran recofusing akibat efisiensi dan, berdampak pengajuan event UCI one dicoret, tapi kami tetap berusaha, agar event UCI one bisa digelar di Kendal,” tandasnya.(HS)