in

Berikan Pembekalan CPNS, Bupati Pemalang Paparkan Visi Misi

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro memaparkan visi dan misi pemerintahannya, dalam rangka pembekalan CPNS Formasi 2024 dan CPNS Pola Pembibitan STTD, di pendopo setempat, belum lama ini. (Foto : pemalangkab.go.id)

 

HALO PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro memaparkan visi dan misi pemerintahannya, dalam rangka pembekalan CPNS Formasi 2024 dan CPNS Pola Pembibitan STTD, di pendopo setempat, belum lama ini.

“Kami punya tagline An-Nur yang artinya Bercahaya (Bersih, Cakap, Handal dan Mulya-Red),” kata Anom, seperti dirilis pemalangkab.go.id.

Anom mengatakan, menjadi sebuah pekerjaan rumah (PR), bahwa Kabupaten Pemalang saat ini sudah mendapatkan predikat paling kumuh se-Jawa Tengah.

Menurutnya,  para CPNS tersebut akan menghadapi “kekumuhan” dalam tugas sehari-hari.

Menurut Anom, bersih tidak hanya diartikan secara visual, tapi juga bersih dalam birokrasi dan dalam diri saat mengemban tugas melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Kemudian terkait dengan Cakap, dalam konteks CPNS, artinya semua yang sudah dinyatakan lolos, pastinya telah melalui tahapan ujian panjang dan tidak main-main.

“Saya yakin yang lulus di sini adalah orang-orang yang berkemampuan dan memiliki tingkat pendidikan intelektual yang cukup,” tuturnya.

“Kemudian andal yang berati rekan-rekan semua harus siap memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat dan stakeholder,” ujar Anom.

Visi yang terakhir yaitu Mulya yang bertujuan untuk kemuliaan, menjadi maju dan unggul serta mempunyai kompetensi agar bisa bersaing dengan SDM di luar Kabupaten Pemalang.

“Berikan ilmu yang terbaik, karena ilmu dan pembelajaran kepada masyarakat sangat penting bagi mereka,” pesannya kepada para CPNS.

Paparan selanjutnya yaitu Misi Resik, Hijau dan Apik (RHA). “Rekan-rekan semua untuk bisa mengeksplor Resik, Hijau dan Apik lebih dalam di kehidupan bermasyarakat,” pesannya.

“Intinya, kami di pemerintahan ingin menata wajah kabupaten kita sehingga lebih resik, hijau, dan apik agar hilang kesan menjadi kabupaten paling kumuh se-Jawa Tengah,” kata dia. (HS-08)

Ada Event SNC Sore Ini, KAI Imbau Penumpang KA Berangkat Lebih Awal Hindari Keterlambatan

Bekali Remaja agar Lebih Mengenal Diri, Dinsos Purbalingga Gelar Workshop Bicara dari Hati