in

Beredar Prediksi Lolos dan Tidak Lolos Dikeluhkan Caleg di Kendal

Caleg Dapil VI DPRD Kendal dari PAN, Rina Yuliani yang mengeluh karena dirinya diprediksi tidak lolos.

HALO KENDAL – Meski masih dalam tahapan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024 tingkat kecamatan, namun banyak beredar di masyarakat melalui group whatsapp dan media sosial nama-nama Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Kendal yang diprediksi bakal lolos.

Untuk lebih meyakinkan, para pembuat prediksi tersebut bahkan menyisipkan gambar grafik dan disertai dengan keterangan data diperoleh dari laman real count milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu pemilu2024.kpu.go.id.

Hal tersebut sempat membuat ramai di media sosial dan di group whatsapp, bahkan memicu terjadinya berbagai argumentasi. Sehingga ada caleg mengeluh karena jumlah suara yang didapatkan tinggi namun tidak masuk di daftar prediksi tersebut.

Seperti diungkapkan Caleg DPRD Kendal dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil VI nomor urut dua, Rina Yuliani. Menurutnya, sesuai data dari website KPU, Senin malam (19/2/2024), dirinya sudah mendapatkan suara sebanyak 4.280, atau tertinggi diantara Caleg dari PAN di Dapil VI tersebut.

“Kalau dari data KPU, tadi malam Senin (19/2) sementara saya sudah mendapatkan suara sebanyak 4.280, seharusnya dari PAN di Dapil VI yang jadi saya dong. Bukan prediksi yang lolos malah yang angkanya di bawah saya,” ungkap Rina sambil menunjukkan data dari tangkapan gambar dari website KPU.

Namun demikian saat web KPU dibuka kembali, pada Selasa (20/2/2024) data menunjukkan perolehan suara dirinya mengalami penurunan menjadi 4.266. Hal itu juga dialami caleg lainnya, dan semakin membuat dirinya bingung.

Sebelumnya, Ketua KPU Kendal, Khasanudin saat dikonfirmasi awak media, terkait beredarmya nama-nama caleg DPRD Kendal yang diprediksi lolos menegaskan, semua pihak diminta untuk menunggu pengumuman resmi dari KPU.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kendal, supaya tidak termakan informasi hoaks yang tersebar dan mohon bersabar dalam menunggu hasil resmi rekapitulasi penghitungan Pemilu 2024. Jadi informasi-informasi tersebut adalah hoaks, bukan hasil resmi dari KPU,” ujar Khasanudin, Senin (19/2/2024).

Saat ditanya terkait partai politik yang unggul dalam Pemilu 2024 di Kendal, Khasanudin juga mengaku belum bisa menjawab. Karena menurutnya, saat ini proses rekapitulasi masih berlanjut.

“Kita tunggu hasil rekapitulasi saja,” jawabnya singkat.

Sementara, tahapan rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat kecamatan telah dilaksanakan mulai Minggu (18/2/2024). Namun proses rekapitulasi tersebut terpaksa diskors pada Senin (19/2), dan akan dijadwalkan ulang pada Selasa (20/2).

Menurut Khasanudin hal tersebut lantaran ada intruksi dari KPU Pusat melalui KPU Provinsi terkait optimalisasi aplikasi Sirekap sebagai alat bantu rekapitulasi hasil perolehan suara di tingkat kecamatan.

“Itu karena ada intruksi berkaitan dengan pemvalidasian aplikasi Sirekap. Sehingga kami harus mengikuti intruksi dari KPU RI untuk memvalidkan lagi terkait Sirekap, dan terpaksa kita jadwalkan ulang,” ungkapnya. (HS-06)

 

Pemilu 2024 Berjalan Sukses, Pemkab Jepara Gelar Doa Bersama

Bentuk Kepedulian, Kapolres Jepara bersama KPU Jenguk Anggota KPPS yang Sakit