HALO BLORA – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora, untuk kali pertama sejak terbentuk, menyelenggarakan manasik haji untuk para calon jemaah haji.
Sebanyak 785 calon haji Blora yang akan berangkat tahun 2026, mengikuti pembukaan manasik tersebut, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, belum lama ini.
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan jamaah calon haji dari berbagai wilayah mulai berdatangan ke Pendopo Rumah Dinas Bupati. Ada yang datang sendiri, ada pula yang datang berombongan atau diantar keluarga.
Petugas pun tampak ramah menyambut kedatangan para calon tamu Allah ini, dan mengarahkan mereka untuk duduk sesuai kelompok.
Acara yang didahului dengan lagu Indonesia Raya, lantunan selawat nariyah dan pembacaan kalam Illahi tersebut, dibuka Bupati Blora, Arief Rohman didampingi Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora, Ali Muhidin.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Ali Muhidin, seperti dirilis blorakab.go.id mengatakan jumlah calon haji dari Blora untuk tahun ini sebanyak 785 orang.
Setelah pembukaan di Pendopo Kabupaten, mereka akan dibagi menjadi 7 kelompok manasik, sesuai Kecamatan terdekat mulai 9-12 Februari.
Dikemukakan, untuk keberangkatannya, rencana akan dilaksanakan pada awal bulan Mei 2026.
Blora akan berada dalam keberangkatan gelombang 2 awal. Serta terbagi menjadi 3 kelompok terbang (kloter).
Kloter 44 terdiri atas 244 calon haji dari Blora plus 1 petugas haji daerah, akan bergabung dengan Kudus.
Kemudian Kloter 45 akan terisi 354 calon haji full dari Blora ditambah 2 petugas haji daerah.
Selanjutnya, Kloter 46 akan ada 184 calon haji Blora yang akan bergabung dengan Rembang.
“Karena ini yang perdana di Kementerian Haji dan Umrah, maka kami juga membuka saran masukan agar pelayanan dapat lebih baik,” ujar Ali Muhidin.
Jaga Kesehatan
Pada kesempatan itu, Bupati Arief Rohman mengajak seluruh calon haji untuk terus menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan olahraga secara rutin.
“Senang rasanya bisa berdiri di depan 785 calon haji, para calon tamu Gusti Allah SWT. Jenengan semuanya adalah orang-orang terpilih tahun ini. Tidak semuanya yang punya uang bisa berangkat tahun ini. Terkadang yang belum punya rezeki malah diundang terlebih dahulu. Sehingga jenengan semuanya harus bersyukur.” pesannya.
Dia mengemukakan, bersyukur dengan cara tetap menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan olahraga teratur agar tubuh siap untuk berangkat ke tanah suci sesuai jadwalnya nanti.
Ibadah haji bukan hanya sekedar ibadah rohani saja, namun juga ibadah fisik. Sehingga kesehatan harus selalu dijaga.
“Kami berharap seluruh jamaah calon haji Kabupaten Blora tahun ini bisa lancar mengikuti tahapan manasik dan kelak bisa berangkat semuanya hingga pulang dengan predikat mabrur, aamiin,” ungkap Bupati Arief.
Selanjutnya, Bupati berpesan agar jamaah calon haji bisa mengikuti seluruh tahapan manasik secara lengkap dan runut.
Bagi yang pernah umrah mungkin tinggal pemantapan rukun hajinya, namun bagi yang belum pernah ke tanah suci sama sekali, harus mengikuti seluruh tahapan manasik secara urut.
Gus Arief, panggilan akrab Bupati Arief Rohman, dengan ditemani Plt. Kepala Kementerian Haji dan Umrah, juga menyerahkan souvenir kepada perwakilan jamaah calon haji.
Untuk calon haji tertua atas nama Jaeman Wakiman 85 tahun asal Desa Kedungwungu Kecamatan Todanan, dan calon haji termuda Siti Dina Rahmawati 19 tahun asal Desa Klokah Kecamatan Kunduran.
Sementara itu, Siti Dina Rahmawati selaku jamaah calon haji termuda, mengungkapkan rasa senangnya bisa dipanggil untuk haji tahun ini.
“Alhamdulillah, saya dari Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, merasa senang dan bersyukur. Semoga kami semua dapat mengikuti manasik dengan lancar. Nanti juga sekalian menunggu pembagian kloter dan koper,” ujarnya singkat.
Tampak hadir dalam pembukaan manasik Ketua MUI Kabupaten Blora KH. Muharror Ali memimpin doa. Tampak hadir pula, perwakilan Kemenag, dan perwakilan Forkopimda. (HS-08).


