in

Belum Temukan Skema yang Pas

HALO SEMARANG – Manajer Chelsea Graham Potter mengalami titik balik setelah membuat awal yang bagus bersama The Blues.

Penerus Thomas Tuchel ini menelan empat kekalahan dalam lima laga terakhir.

Si Biru mengalami penurunan drastis di semua lini.
Potter gagal menemukan konsistensi karena kerap mengubah skema permainan.

Mantan manajer Brighton & Hove Albion itu terlalu sering memotong dan mengubah banyak hal dalam tim yang masih berusaha membiasakan diri dengan metodenya.

Dia harus menerapkan formasi yang baku agar timnya bisa bangkit selepas jeda Piala Dunia 2022.
Potter juga dinilai tak memberikan posisi yang tepat buat Marc Cucurella dan Raheem Sterling.

Cucurella akan lebih berguna jika dikembalikan sebagai bek kiri, bukan di bek tengah.

Sementara Sterling bakal lebih berbahaya kalau dimainkan sebagai sayap kiri.

Sterling tak berkembang lantaran dipaksa bermain dalam lima posisi sejak dilatih Potter.

Satu problem lain adalah Graham harus berani memilih siapa yang menjadi kiper utama, Kepa Arrizabalaga atau Edouard Mendy.

The Blues jelas butuh hasil bagus untuk mengembalikan kepercayaan diri Potter.

Graham beruntung ada jeda World Cup saat skuadnya kesulitan menemukan konsistensi di lapangan. (HS-06)

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Semarang Pastikan Kebutuhan Bahan Pokok Aman

Yakin Musim Depan Bisa Naik Podium