in

Belum Puas dengan Performa Bagnaia

HALO SPORT – General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna belum puas dengan performa pembalap tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia.

Dari lima Grand Prix (GP) pada musim 2023, Bagnaia memang sudah menang dua kali.

Namun, juara dunia MotoGP 2022 itu masih juga membuang-buang peluang dengan membuat kesalahan sendiri di lintasan.

Seperti pada MotoGP Prancis di Le Mans, 14 Mei lalu, dia gagal finis selepas terlibat crash dengan pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales.

Ketika Pecco, sapaan akrab Bagnaia, terjatuh, gelar juara diambil pembalap tim Mooney VR46 Ducati, Marco Bezzecchi.

Seperti Pecco, musim ini Bezzecchi juga sudah menang dua kali.

’’Kami bahagia dengan Bezzecchi yang sensasional. Kecepatan tak terbendungnya dari hasil ambisi dan determinasi,’’ tutur Dall’Igna seperti dilansir dari Motosan.

Namun, Gigi mengaku frustrasi dengan penampilan Pecco.

’’Semua tidak berjalan mulus. Kecepatan yang ditunjukkan Pecco sudah bagus, tapi dia malah terjatuh,’’ ujarnya.

Dall’Igna berharap Pecco kembali menunjukkan kecepatannya pada GP Italia di Sirkuit Mugello, 9-11 Juni mendatang.

Sang Manajer Umum juga ingin Enea Bastianini bisa kembali mengaspal di Mugello.

Bastianini mengalami kecelakaan pada MotoGP Portugal, 26 Maret silam, dan kemudian absen dalam empat balapan.

Dari lima lomba sejauh ini, tim Ducati meraih empat kemenangan.

Satu kemenangan berhasil dicuri Alex Rins dari tim satelit LCR Honda.

Dalam klasemen sementara, Pecco memimpin dengan 94 poin.

Bezzecchi di urutan kedua dan hanya terpaut satu angka. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (25/5/2023)

Bawa Pulang Gelar ke Rusia