HALO SEMARANG – Joanna Jedrzejczyk pernah tercatat sebagai pemegang sabuk juara kelas jerami perempuan Ultimate Fighting Championship (UFC).
Dia menjadi kampiun pada 2015 dengan menaklukkan Carla Esparza.
Dia lima kali mempertahankan sabuk juara, sebelum kalah dari Rose Namajunas pada 2017.
Petarung asal Polandia ini kemudian maju ke laga perebutan titel tiga kali lagi,tapi semuanya berakhir dengan kegagalan.
Jedrzejczyk kalah untuk kali kedua dari Namajunas dalam perebutan juara kelas jerami, menyerah kepada Valentina Shevchenko dalam perebutan titel kelas terbang, dan ditundukkan Zhang Weili pada perebutan sabuk kelas jerami.
Aksi melawan Zhang pada 7 Maret 2020 itu menjadi penampilan terakhir Joanna di Oktagon.
Duel Jedrzejczyk kontra Weili berjalan sangat sengit sehingga kedua petarung sama-sama babak belur.
Pertarungan itu lantas dinobatkan banyak pihak sebagai partai terbaik dalam sejarah mixed martial arts (MMA) perempuan.
Joanna menegaskan dirinya masih berada dalam roster UFC.
‘’Saya masih di sini. Saya ke luar dari peringkat karena lama tidak bertarung,’’ ungkap Joanna seperti dilansir dari MMA Fighting.
Kemungkin perempuan 34 tahun ini akan kembali berlaga melawan Zhang.
‘’Saya tidak mau menunggu, dan ingin bertarung lagi secepatnya. Petarung yang tersedia untuk waktu dekat mungkin cuma Zhang,’’ tutur petarung kelahiran Olsztyn ini.
Joanna menguasai kickboxing dan muay thai.
Rekornya saat ini adalah 16 kali menang dan empat kali kalah. (HS-06)