in

Belum Konsisten tapi Masih yang Tercepat

HALO SPORT – Juara dunia Francesco ’’Pecco’’ Bagnaia belum menunjukkan konsistensi di lintasan dalam tiga balapan pada MotoGP 2023.

Pecco tampil meyakinkan dengan menyapu bersih poin maksimal pada seri pembuka di Portugal.

Namun, pembalap tim pabrikan Ducati ini gagal finis dua dari tiga balapan terakhir pada Grand Prix (GP) Argentina dan Amerika.

Kendati begitu, Pecco tetaplah rider tercepat di trek. Dia juga menduduki posisi kedua dalam klasemen sementara, tertinggal 11 poin dari sang pemuncak, Marco Bezzecchi (tim Mooney VR46 Ducati).

Meski dalam dua balapan utama harus berakhir tanpa poin, Bagnaia mampu memenangkan dua kali lomba sprint.

Alex Criville, juara dunia kelas 500cc 1999, tetap menempatkan Pecco sebagai favorit utama musim ini. Menurut Criville (53), ada tiga pilihan bagi pembalap untuk menghadapi lomba sprint.

Pertama, mengerahkan seluruh kemampuan, kemudian yang kedua adalah mengambil risiko di setiap momen, dan yang ketiga dengan lebih berhati-hati.

’’Pilihan nomor dua itu memiliki poin penting. Jika Anda gagal pada lomba sprint, Anda tak akan kehilangan banyak poin,’’ ujar Alex seperti dilansir dari Motosan.

Konsistensi dari Bagnaia, lanjut dia, masih yang terbaik. ’’Bagi saya, Bagnaia tetap kandidat terbaik untuk memenangkan gelar MotoGP musim ini,’’ tegas mantan juara dunia kelas 125cc itu.

GP Spanyol akan menjadi seri keempat dan digelar di Sirkuit Jerez, 28-30 April mendatang. Asal tampil tenang, Pecco kembali dijagokan untuk mendominasi.(HS)

Pacuan Seru demi Peringkat Keempat

Prediksi Dariush Bisa Atasi Juara Kelas Ringan