HALO KLATEN – Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya mengajak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Kabupaten Klaten, untuk bekerja sama menghapus kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya ketika membuka pelatihan pembuatan sabun cuci baju dan cuci piring, bagi fakir miskin di wilayah miskin ekstrem di Klaten, Rabu (9/11/2022).
Pelatihan itu diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten, bersama TP PKK Klaten itu, di Gedung Wanita Klaten.
Selain Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten klaten, Endang Yoga Hardaya; Ketua Baznas Klaten, Muchlis Hudaf; dan Perwakilan TP PKK se-Kabupaten Klaten.
Dalam kesempatan itu, Wabup mengapresiasi pelatihan dan kerja sama dalam rangka membantu mengurangi kemiskinan di Kabupaten Klaten.
“Mari bersama-sama dengan berbagai upaya untuk menghapus desa miskin ekstrem,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Ia berharap pola pelatihan tersebut dapat terus berlanjut kedepannya guna menjadi kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Harapannya nanti setelah diberikan pelatihan wawasan dan keterampilan yang didapat, bisa terus berkembang di wilayah desanya masing-masing. Kembangkan usaha, jadilah wirausaha baru dan pelopor penggerak di desa masing-masing,” kata dia.
Ketua TP PKK Kabupaten klaten, Endang Yoga Hardaya, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan, wawasan dan keterampilan pada anggota TP PKK se-Kabupaten Klaten.
Dengan demikian mereka secara berkelompok atau perorangan, dapat menumbuhkan usaha ekonomi, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
Sementara itu Ketua Baznas Klaten, Muchlis Hudaf mengatakan bahwa Baznas merupakan lembaga pemerintah non-struktural, untuk mengelola zakat baik itu pengumpulan maupun pendistribusian.
“Harapannya nanti pemerintah daerah untuk terus mendukung dan mendorong masyarakat terutama ASN untuk menyalurkan zakatnya kepada kita. Penyalurannya nanti juga untuk masyarakat klaten yang memang kurang mendukung dari segi perekonomiannya,” jelasnya.
Ia juga berharap melalui kegiatan pelatihan ini selalu dimonitoring agar terus berlanjut sehingga dapat tercipta masyarakat yang mandiri serta memperoleh penghasilan yang layak.
Dalam kegiatan itu dilakukan pula penyematan tanda peserta, dan penyerahan bahan baku cuci piring dan cuci baju kepada 25 desa perwakilan TP PKK se-Kabupaten Klaten, oleh Wakil Bupati Klaten dan Ketua Baznas Klaten. (HS-86)