in

Baznas Banjarnegara Salurkan Rp 2,4 M Dana Zakat ke Mustahik

 

HALO BANJARNEGARA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara, kembali mentasharufkan dana zakat kepada para mustahik.

Penyaluran dana zakat berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha, Rabu (28/12/2022), dipimpin Ketua Baznas Banjarnegara, H Sutedjo Slamet Utomo, kepada perwakilan 580 mustahik tetap, 1.198 siswa tidak mampu, dan 180 penyuluh agama islam, di Kabupaten Banjarnegara.

Baznas juga menyerahkan 1.000 paket sembako untuk panti asuhan atau lembaga kesejahteraan sosial (LKS).

Sehari sebelumnya, dana zakat diberikan Baznas kepada 788 THL dan PTT yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati Banjarnegara.

Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, menyampaikan bahwa dana zakat Baznas berasal dari para ASN dan muzzaki di Banjarnegara, dan disalurkan untuk para mustahik tetap, seperti : warga miskin, siswa kurang mampu, anak yatim/piatu dan penerima zakat lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ASN, karyawan dan para muzaki yang telah mezakatkan 2,5 persen pedapatannya melalui Baznas. Dan kepada seluruh masyarakat termasuk penerima manfaat, jika sudah mampu mari berzakat melalui Baznas, lembaga resmi yang aman dan amanah,” kata dia, seperti dirilis banjarnegarakab.go.id.

Sutedjo berharap, melalui pentasharufan dana zakat kepada para mustahiq, diharapkan jumlah masyarakat miskin di Banjarnegara semakin berkurang.

“Dana zakat yamg dikelola Baznas disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Tujuannya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banjarnegara,” imbuh Tedjo.

Dalam kegiatan selama selama dua hari itu, Baznas Banjarnegara telah mentasyarufkan dana zakat untuk : 580 orang senilai Rp 580 juta, sembako untuk Yayasan Yatim Piatu sebanyak 1.000 orang senilai Rp 300 juta, Pegawai PTT dan THL, sebanyak 788 orang senilai Rp 236,4 juta, Penyuluh Agama Islam Triwulan IV sebesar Rp 54 juta.

Selain itu juga untuk siswa kurang mampu (SMP, MTs, MAN) sebanyak 1.198 anak, senilai Rp. 359,4 juta; 29 keluarga korban bencana alam Desa Kalitlaga sebesar Rp 5,8 juta, serta Guru TPQ sebanyak 1.500 Orang senilai Rp 450 juta.

Pada tahun ini, lanjut Sutedjo, Baznas juga membantu rehab 10 RTLH, menyalurkan insentif bagi guru-guru TPQ, membantu permodalan dan alat bagi para pelaku UMKM serta ikut serta pada kegiatan sosial.

Salah seorang penerima manfaat, Ibu Jariyah warga desa Kincang Kecamatan Rakit merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini.

“Alhamdulillah sangat terbantu di saat ekonomi sedang sulit. Terima kasih Bapak Bupati dan Baznas Banjaregara,” ucap perempuan sepuh yang cukup lama menderita asam urat sehingga kadang tidak bisa berjalan itu. (HS-08)

Pemkab Temanggung Bakal Datangi Warga Carikan Solusi Tangani Kemiskinan Ekstrem

Kementerian PUPR Segara Bangun Pasar Banjarsari Kota Pekalongan