in

Bawaslu Gandeng Alumni SKPP Laksanakan Gerakan Anti Politik Uang di SMA Islam Al Azhar

Bawaslu Kota Semarang menggandeng SKPP dalam melaksanakan sosialisasi terkait Pengawaaan Partisipatif gerakan Anti Politik Uang kepada guru dan karyawan SMA Islam Al Azhar di ruang aula pertemuan sekolah. (Dok. Bawaslu Kota Semarang).

 

HALO SEMARANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang, bersama Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) melaksanakan sosialisasi gerakan anti money politik yang diikuti para guru dan karyawan SMA Islam Al Azhar 14 Semarang, pada sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2020.

Kegiatan ini, digelar di Aula Pertemuan SMA Islam Al Azhar 14 mengusung tema “Peran Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Partisipatif serta gerakan Anti Money Politik Guru dan Karyawan SMA Islam Al Azhar”, baru-baru ini.

Kegiatan diikuti peserta sebanyak 25 orang, terdiri dari guru dan karyawan SMA Islam Al Azhar.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini menjelaskan, pelaksanaan pemilihan yang tinggal hitungan hari ini masyarakat agar ikut aktif memberikan informasi, lebih terkhusus pelanggaran-pelanggaran yang rawan terjadi di Pilkada 2020 ini.

“Sebagai masyarakat demokratis jangan sampai memberikan kesempatan kepada pikiran kita untuk meminta atau menodong pasangan calon melakukan politik uang. Jangan memberi kesempatan pada pasangan calon untuk melancarkan aksi politik uang dalam jalannya Pilwakot 2020 Kota Semarang,” jelasnya, Senin (30/11/2020).

Naya menambahkan, dengan adanya gerakan seperti ini akan mencegah hal hal yang akan mendorong tidak terjadinya politik uang yang merupakan salah satu pelanggaran Pilkada 2020 ini.

“Semakin masifnya kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif tersebut, masyarakat semakin sadar akan peran sertanya dalam proses pemilu maupun pemilihan, serta kegiatan politik uang semakin dapat diminimalisir,” paparnya.

Mia Liliawati, Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif 2020 menambahkan, menurutnya kegiatan sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi guru dan karyawan SMA Islam Al Azhar.

“Harapannya dengan adanya sosialisasi pengawasan partisipatif dan gerakan Anti Money Politik akan menjadikan guru dan karyawan SMA Islam Al Azhar dapat meminimalisir kemungkinan adanya politik uang pada gelara Pilwakot Semarang 2020,” pungkasnya.(HS)

Madrid Morat-Marit, Zidane Menjerit

Kadisdikbud Kendal: Pembelajaran Tatap Muka Harus Mengacu SKB Empat Menteri