HALO KENDAL – Meski pihak Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kendal telah mentargetkan awal Ramadan 2024 Pasar Weleri 1 yang baru selesai dibangun bisa ditempati, namun belum nampak tanda-tanda aktivitas persiapan untuk penempatan pedagang.
Hal itu terpantau pada saat hari pertama puasa Ramadan, Selasa (12/3/2024), di mana belum nampak satupun pedagang yang berada di sekitaran Pasar Weleri 1. Selain itu juga belum ada penyekatan untuk tempat berjualan.
Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo daat dikonfirmasi halosemarang.id mengatakan, pihaknya tidak mengetahui kapan para pedagang akan mulai menempati Pasar Weleri 1 tersebut.
Dijelaskan, selama ini pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam penempatan pedagang dan kegiatan yang berhubungan di Pasar Weleri 1. Namun, dirinya banyak menerima aduan dari para pedagang terkait penempatan dan penataan pedagang di Pasar Weleri 1.
“Makanya kami selama ini hanya sebagai penyambung atau istilahnya sebagai mediasi fasilitator penyambung keluhan pedagang dengan dinas terkait, itu saja,” jelas Dwi.
Camat Weleri juga membeberkan, keluhan yang disampaikan para pedagang di antaranya tentang penempatan posisi dan jumlah tempat atau kios yang didapatkan.
“Keluhan yang disampaikan, dulunya tempat di depan, tapi sekarang mendapat tempat di belakang. Kemudian ada juga yang dulunya punya empat kios, tapi sekarang hanya dapat satu kios, serta ada yang tidak mendapatkan tempat atau kios,” beber Dwi.
Sebelumnya, Kepala Disdagkop dan UKM Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, pembangunan Pasar Weleri 1 tahap pertama terdiri dari 812 los dan kios, padahal di Pasar Weleri 1 yang dulu terbakar terdiri dari 1.800 los dan kios.
“Hal itu yang menyebabkan belum semua pedagang mendapatkan los atau kios. Pemerintah tetap berupaya melakukan pembangunan pasar tahap kedua yang berusaha dimasukan di tahun 2025,” ujarnya.(HS)