HALO BATANG – Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki memuji para santri di wilayahnya, karena telah menorehkan berbagai prestasi, termasuk di bidang olahraga.
Pujian tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, setelah memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (22/10/2022).
Menurut dia, prestasi ini sangat baik, mereka berhasil mengukir prestasi hingga membawa nama baik Kabupaten Batang dan Provinsi Jawa Tengah, ke kancah nasional.
“Prestasi yang diraih ke depan bisa meningkat, tidak hanya cabang olahraga saja, tapi juga di bidang lainnya,” katanya, usai memimpin Upacara HSN,
Para santri diharapkan memiliki semangat meraih berbagai prestasi karena di pundak merekalah nanti tongkat estafet amanah akan diserahkan.
“Dukungan bagi para santri berprestasi khususnya di cabang olahraga terus digelontorkan, dengan besaran anggaran menyesuaikan kemampuan daerah,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Batang M Aqsho, mengatakan para santri telah banyak berjasa bagi bangsa ini.
“Semangat berprestasi harus tertanam dalam hati santri. Buktinya sudah banyak, dari kalangan mereka lahir para pemimpin bangsa, birokrat dan atlet-atlet berprestasi,” ungkapnya.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Garazawa), Siswoyo menerangkan, ada 15 santri yang berhasil meraih prestasi pada 4 cabang lomba dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Antar Daerah (Pospeda).
Beberapa cabang lomba yang dijuarai para santri yakni juara 1 Seni Silat Tunggal Putra, juara 1 Lari Estafet Putra, juara 1 Lari 1.500 meter Putra dan juara 1 Lompat Jauh Putra Tingkat Jawa Tengah.
“Mereka akan mewakili Jawa Tengah pada 28 Oktober ke Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) 2022,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi para santri, mendapat tali asih usai menjuarai Pospeda.
“Besaran tali asih untuk tiap pemenang, juara 1 menerima Rp1 juta. Tali asih ini sebagai penyemangat, supaya prestasi mereka meningkat,” terangnya.
Dalam proses latihan, para atlet santri dipantau pelatih nasional di Jawa Tengah.
“Prestasi atlet santri Batang mengalami peningkatan, tahun lalu juara 3 namun tahun ini juara 1 se-Jateng dan bisa maju kancah nasional, dengan target medali emas,” ujar dia. (HS-08)