HALO BATANG – Pangkalan 11.143–11.144 SMPN 7 Batang, menyelenggarakan kegiatan penjelajahan (hiking rally), untuk mengasah keterampilan dan membentuk karakter pelajar.
Kegiatan yang diikuti ratusan siswa kelas IX, yang merupakan anggota Pramuka setingkat penggalang itu, juga sebagai bagian dari penilaian kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.
Ketua Gugus Depan SMPN 7 Batang, M Doni Afifudin Febrian, di SMPN 7 Batang, Kabupaten Batang, Minggu (21/9/2026), mengatakan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan, para peserta mengikuti seluruh rangkaian penjelajahan yang dirancang untuk mengasah keterampilan kepramukaan.
Sekaligus membentuk karakter, kedisiplinan, ketangguhan, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Rute penjelajahan dibagi menjadi enam pos tantangan. Setiap pos memiliki materi dan aktivitas yang berbeda untuk menguji kemampuan peserta, baik secara individu maupun kelompok,” kata Doni.
Di Pos 1, peserta dilatih untuk meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, ketegasan, serta kemampuan mengikuti dan melaksanakan berbagai gerakan Peraturan Baris-Berbaris.
“Di Pos 2 peserta ditantang untuk mengasah ketelitian, kecermatan, dan kemampuan memecahkan masalah melalui penyelesaian kode rahasia menggunakan sandi AND,” kata dia.
Di Pos 3, peserta diuji daya ingat dan konsentrasi mereka, dengan menerjemahkan pesan menggunakan isyarat Morse, melalui peluit.
Adapun untuk Pos 4, peserta harus menerjemahkan pesan menggunakan isyarat semaphore, melalui gerakan sepasang bendera.
Di Pos 5, peserta ditantang mengembangkan kreativitas serta keterampilan menggunakan tali, ikatan, dan simpul, dalam kegiatan Pioneering, untuk membuat sebuah kerangka atau struktur sederhana yang sesuai dengan ketentuan yang diberikan.
“Pos 6, peserta mengikuti outbound, melalui berbagai permainan dinamika kelompok,” kata dia.
Di pos ini, peserta dilatih membangun kepercayaan diri, mental pantang menyerah, kemampuan berkomunikasi, serta kerja sama tim.
Penjelajahan ini bukan sekadar jalan sehat atau permainan antarregu, melainkan menjadi ruang pembuktian atas apa yang telah dipelajari selama latihan rutin. “Mereka diuji dalam penguasaan materi teknis seperti sandi dan pioneering, tetapi juga belajar bagaimana berkomunikasi, saling melengkapi, serta menjaga solidaritas kelompok di tengah tantangan fisik dan mental,” terangnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SMPN 7 Batang Uswatun Hasanah.
Ia menekankan bahwa kegiatan luar ruang memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.
“Siswa belajar menerapkan nilai-nilai kehidupan nyata, seperti kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan ketangguhan. Semoga nilai-nilai positif yang dipelajari dari Pos 1 hingga Pos 6 tidak berhenti pada kegiatan penjelajahan saja, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi dan penutupan dalam suasana hangat dan penuh keakraban. (HS-08)


