in

Antisipasi Gangguan Keamanan, Wakapolres Pekalongan Perintahkan Anggota Jaga Mata dan Telinga

Wakapolres Pekalongan, Kompol Kholid Mawardi. (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Wakapolres Pekalongan, Kompol Kholid Mawardi memerintahkan anggota yang berada di lapangan, dalam Operasi Lilin Candi 2024, untuk selalu siaga dan waspada, termasuk untuk mengantisipasi peristiwa yang mengarah pada intoleransi.

Hal itu disampaikan Wakapolres Pekalongan, Kompol Kholid Mawardi, ketika memimpin apel personel Satgas Operasi Lilin Candi 2024, di depan lobi Polres Pekalongan, Sabtu (21/12).

“Anggota yang melaksanakan tugas di lapangan harus jaga mata dan telinga agar jangan sampai terjadi di wilayah kita kejadian intoleransi,” kata dia, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Dia juga menekankan, dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2024 ini, supaya bisa menjamin pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru agar berjalan dengan aman dan lancar.

Wakapolres juga meminta agar personel yang bertugas, tidak hanya terfokus pada pengaturan lalu lintas saja, akan tetapi perhatikan ancaman gangguan yang mungkin timbul di sekitar.

“Juga kepada para Kasatgas supaya memahami dan mempedomani CB dari pelaksanaan tugas Operasi Lilin Candi 2024,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kabag Operasi Polres Pekalongan, Kompol M. Farid Amirullah, bahwa para Kasatgas operasi agar memahami cara bertindaknya di masing-masing satgas.

Di samping itu, juga kepada para personel yang melaksanakan tugas pengamanan di pos pam dan pos yan untuk bisa peduli terhadap lingkungan tugasnya.

Selain Wakapolres dan Kabag Ops, apel Satgas Ops Lilin Candi tersebut dihadiri PJU Polres Pekalongan, para Kasatgas dan Kasubsatgas Ops Lilin Candi 2024, serta Anggota yang ter sprin Ops Lilin Candi 2024.

Apel yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Kholid Mawardi, tersebut dimaksudkan untuk mengecek kelengkapan dan kesiapan personel Polres Pekalongan yang terlibat dalam Ops Lilin Candi 2024.

Puncak

Sementara itu Polda Jateng memprediksi Puncak arus mudik Nataru, akan terjadi pada Sabtu (21/12/2024) hari ini.

Hal ini disampaikan Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan, dalam apel hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin Candi (OLC) 2024 di Mapolda Jateng.

 

“Arus mudik kendaraan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada hari ini tanggal 21 dan tanggal 28 Desember minggu depan. Sedangkan tanggal 29 Desember dan tanggal 1 Januari akan menjadi puncak arus balik,” kata Dirlantas, selaku Kasatgas OLC 2024.

Mulai malam hari ini pada pukul 00.00 WIB seluruh jajaran kepolisian di Jawa Tengah telah melaksanakan tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Objek pengamanan tidak hanya arus lalu lintas kendaraan, tetapi juga seluruh kegiatan masyarakat baik yang beribadah maupun berwisata selama masa liburan Nataru.

“Oleh karena itu saya harap seluruh personel meaksanakan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab,” lanjutnya

Disebutkan bahwa seluruh satuan kerja (satker) dan satuan fungsi (satfung) memiliki peran penting dalam tugas operasi lilin candi 2024.

Melalui koordinasi dan kerja sama yang sinergi, dirinya berharap pengamanan ibadah dan kegiatan masyarakat selama libur nataru dapat berjalan dengan sukses.

“Dalam tugas pengamanan Nataru ada 4 aspek yang harus diamankan, yaitu kegiatan misa / ibadah natal dan tahun baru, kamseltibcar lantas selama arus mudik dan balik, objek wisata, serta pengelolaan harkamtibmas paska pilkada serentak. Semua fungsi masuk dan berperan dalam tugas pengamanan ini,” jelasnya.

Disebutkan bahwa Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo telah memberikan perintah dan arahan kepada seluruh jajaran agar melaksanakan pengamanan secara optimal terhadap kegiatan masyarakat yang melakukan ibadah malam Natal dan tahun baru di Jawa Tengah.

“Berdasarkan perintah Bapak Kapolda agar tidak ada gereja di Jawa Tengah yang tidak aman dalam melaksanakan ibadah, jangan sampai ada gangguan dalam pelaksanaan kegiatan ibadah. Selanjutnya adalah kamseltibcar lantas di wilayah Jawa Tengah selama nataru harus lancar. Dan yang terakhir dalam melaksanakan tugas operasi jangan sampai ada komplain dari masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu Kombes Sonny meminta kepada para kasatgas dan kasubsatgas untuk merencanakan dengan baik kegiatan yang akan dilaksanakan, serta memberikan arahan dan mengkoordinasikan personilnya sebaik mungkin sebelum melaksanakan kegiatan.

Dengan demikian diharapkan seluruh satker dan satfung dapat memberikan kontribusi yang positif dalam kegiatan operasi.

“Jangan lupa setiap kegiatan yang telah dilaksanakan untuk dilaporkan kepada pimpinan dan dievaluasi kembali hasilnya,” tandasnya. (HS-08)

Persatuan Golf Boyolali Serahkan Beasiswa Pelajar, Bantuan Sumur Pompa Pertanian dan Motor Listrik

Tokoh Agama dan Pemkab Apresiasi Polres Kendal dalam Penanganan Penyakit Masyarakat