HALO SEMARANG – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong adanya rencana pembangunan Exit Tol Ngaliyan oleh Jasa Marga Semarang-Batang. Sebab, dengan dibangunnya exit tol ini nantinya bisa mengurai kepadatan kendaraan yang ada di exit tol Krapyak.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menjelaskan, bahwa dirancangan awal pembangunan exit tol Ngaliyan ini akan menggunakan lahan SMP N 16 setelah semua siswanya direlokasi di gedung baru.
Menurut dia, lahan yang ada untuk pembangunan tersebut saat ini sudah ada. Selain exit tol, menurut informasi yang didapatkan gerbang tol ini juga untuk kendaraan masuk ke arah Timur ataupun Barat.
“Lahannya sudah siap, saya kira kalau segera dilakukan lebih baik, bisa memecah kepadatan kendaraan,” terangnya, Selasa (23/1/2024).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, bahwa setiap jam padat yakni pagi dan sore kerap terjadi kepadatan kendaraan di exit tol Krapyak. Bahkan, kadang terjadi kemacetan sampai ke arah Simpang Hanoman ataupun di Simpang Jrakah.
Dewan, kata dia, menyetujui dan mendorong jika dibangun exit tol. Menurutnya dari segi ketersedian lahan pada dasarnya sudah siap.
“Namun, jika nantinya ada pembebasan lahan warga, saya minta pemerintah harus segera melakukan sosialisasi,” pungkasnya.
Sebelumya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan jika pembangunan exit tol Ngaliyan bakal dilakukan oleh Jasa Marga Semarang-Batang.
“Dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dengan Direktur Jasa Marga Semarang-Batang,” katanya.
Mbak Ita, sapaan Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan, menurut informasi yang ia dapatkan desain exit tol ini sudah jadi. Untuk exit dan masuk akses kendaraan.
“Desainnya sudah ada, nanti untuk akses keluar dan masuk kendaraan,” jelasnya. (HS-06)