in

Ada TPS Pemilu yang Rawan Genangan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Mitigasi

Suasana simulasi penghitungan suara Pemilu 2024 oleh KPU Kota Semarang di aula Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari, Minggu (28/2/2024).

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan sudah melakukan mitigasi untuk mendukung KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Terutama memastikan saat pesta demokrasi nantinya tidak ada gangguan maupun keamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di titik rawan genangan banjir.

Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono menjelaskan, pihaknya sudah melakukan mitigasi untuk mendukung penyelenggaraan pemilu 2024. Seperti misalnya tempat pemungutan suara yang berada di titik genangan banjir. Jika kemungkinan akan terjadi genangan, tempatnya akan ditinggikan agar tidak menggangu jalannya Pemilu.

“Dan jangan sampai alat- alat pemilu rusak, diantaranya surat suara, kotak suara, karena adanya kebocoran di tempat penyimpanan. Kami sudah koordinasikan dengan pak camat, pak lurah kalau ada atapnya bocor atau rusak untuk tempat penyimpanan yang rusak agar diperbaiki,” imbuhnya, Senin (29/1/2024).

“Memang kami sudah diperintahkan untuk memitigasi terkait hal itu. Tentunya upaya dukung KPU untuk semua tahapan Pemilu,” paparnya.

Sehingga, kata dia, harapannya saat pemungutan suara bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyatakan bahwa pihaknya memastikan pesta demokrasi yang hanya tinggal hitungan hari ini bisa disiapkan dengan maksimal agar pelaksanaan berjalan lancar.

“Tanggal 14 Februari akan ada pesta demokrasi, tapi tentu masyarakat sudah familiar, sudah tahu, tapi ini kan mengingatkan kembali bagaimana tata cara tahapan saat pemungutan suara. Ya kita harapkan semua berjalan lancar,” ujarnya di sela-sela tinjauannya dalam kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Aula Kelurahan Pandean Lamper, Minggu (28/1).

Lebih lanjut, Mbak Ita, sapaan akrabnya, pihaknya juga intens berkoordinasi dengan KPU terkait apa saja kendala-kendala atau hambatan selama persiapan pencoblosan. Seperti misalnya, ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan banjir atau permasalahan lainnya.

“Memang yang menjadi perhatian adalah musim hujan, sehingga kemarin Pemkot Semarang dan KPU sudah sosialisasi terkait tahapan. Karena awal Februari sudah mulai distribusi kertas suara, sehingga diharapkan tempat dan gudang aman dari semua gangguan keamanan, sehingga surat suara masih baik sampai 14 Februari dan sampai pemungutan suara,” paparnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar camat dan lurah juga berperan maksimal dalam membantu proses kelancaran pemungutan suara. Dirinya juga mendorong agar setiap wilayah bisa segera diidentifikasi kerawanan gangguan seperti banjir maupun masalah lainnya.

“Pada saat pemungutan suara karena cuaca seperti ini takutnya hujan dan ada genangan, tapi kemarin sudah diidentifikasi insya-Allah tidak ada gimana-gimana. Tapi kami tetap minta monitor dan Kesbangpol kami minta memastikan agar aman, biar tidak repot, sehingga semua dipastikan semua lancar,” ujarnya. (HS-06)

 

 

MG Motor Indonesia Luncurkan MG 4 EV dan New MG ZS EV

KPU Batang Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024